Dibuntuti dari Pasar, Wanita di Waru Sidoarjo Jadi Korban Jambret
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo. Seorang wanita menjadi korban setelah dibuntuti pelaku sejak dari kawasan Pasar Ngeni hingga akhirnya dirampas tasnya di pertigaan Ngeni, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (16/4).
Peristiwa sekitar pukul 06.06 WIB, terjadi begitu cepat dan sempat disaksikan warga sekitar, termasuk Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) yang berada di lokasi kejadian.
Saksi Supeltas, SS, menuturkan bahwa korban terlihat dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. “Saya melihat korban dipepet dari samping, lalu tas atau dompetnya langsung dirampas. Korban sampai terjatuh di lokasi,” ujar pria berusia 55 tahun, Jumat (17/4).
Korban diketahui berinisial S, 44, warga Jalan Berbek 1A, Kecamatan Waru. Ia diduga telah dibuntuti pelaku sejak dari Pasar Ngeni hingga lokasi kejadian di pertigaan dekat jembatan Ngeni.
Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat menuju Jalan Raya Rewwin, Desa Wedoro, Kecamatan Waru. “Pelaku dua orang berboncengan. Salah satunya terlihat bertato. Kendaraan yang dipakai jenis Satria protolan tanpa plat nomor depan maupun belakang,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis kiri hingga harus mendapatkan perawatan intensif. Saat ini korban masih menjalani rawat inap di RSAL Surabaya. Kanit Reskrim Polsek Waru, Ipda Ahmad Afip, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini masih dalam observasi tim medis. “Korban mengalami luka di pelipis kiri dan sudah dijahit. Untuk hasil CT Scan sementara baik, namun masih menunggu observasi sekitar dua hari ke depan,” jelasnya.
Selain menyebabkan luka pada korban, aksi penjambretan ini juga mengakibatkan kerugian materiil. Tas atau dompet berwarna navy milik korban berisi satu buah anting seberat sekitar 1,7 gram, uang tunai Rp200 ribu, serta STNK sepeda motor Yamaha Jupiter. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp3,5 juta.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan rekaman cctv milik warga sekitar untuk mengidentifikasi pelaku. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk dari cctv di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.
Editor : Aini Arifin