Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Pekat Diduga Bocor, Satpol PP Sidoarjo Tetap Amankan Miras dan LC, Mimik: Sikat Habis!
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Impor Naik, Ini Siasat Pedagang Tahu Agar Tetap Bisa Peroleh Untung

Rabu, 15 April 2026 | 14:14 WIB
  • author Hidayat Adi
Harga Kedelai Impor Naik, Ini Siasat Pedagang Tahu Agar Tetap Bisa Peroleh Untung
Nuna, perajin tahu di desa Sepande, Candi, Sidoarjo, memeriksa hasil produksi tahu yang siap untuk dikulak para pedagang tahu. Foto: Hidayat Adi.

Para pedagang terpaksa memerkecil ukuran potongan tahu yang dijual kepada pelanggan, untuk menyiasati naiknya harga kedelai impor yang jadi bahan baku tahu. (Foto : Hidayat Adi)

Meski harga kedelai impor naik tiap tahun, namun para perajin tahu tidak mau beralih ke kedelai lokal, meski harganya lebih murah. Para perajin mengatakan, kualitas kedelai lokal kurang bagus jika dibuat tahu maupun tempe, sehingga mereka khawatir produksinya tidak laku dijual. “ Kedelai lokal memang lebih murah, tapi ya itu, kalau dibuat tahu agak kurang bagus kualitasnya. Nanti kalau dipaksakan, bisa tidak laku,” ujar Nuna.

Sementara bagi para pedagang tahu, kenaikan harga kedelai impor memaksa mereka memutar otak agar untung hasil jualan masih bisa dibuat kulakan dan untuk keperluan keluarga di rumah. Salah satu pedagang tahu, Juli Nurcahyo, mengatakan tetap berjualan meski untungnya kecil.

Untuk menyiasati naiknya harga tahu, ia memperkecil potongannya. “Harga per lembar tahu sudah naik, karena kedelainya juga naik. Kita tetap beli, namun saat jual ke masyarakat, potongannya kita kecilkan,” ujar Juli.

“Kita pedagang hari bisa menyiasati kenaikan harga ini Mas. Masyarakat akhirnya juga paham, potongannya jadi kecil, ya karena harga kedelai naik,” pungkas Juli. Para perajin maupun pedagang tahu berharap harga kedelai impor bisa kembali turun, agar mereka bisa berproduksi dan berjualan kembali secara normal.

Editor: Aini Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut