get app
inews
Aa Text
Read Next : Mess Kosong Pabrik Plastik di Taman Sidoarjo Ludes Terbakar, Api Diduga dari Tumpukan Sampah

Kebakaran Stan Selep Kelapa di Pasar Sukodono Sidoarjo, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Senin, 23 Maret 2026 | 17:14 WIB
header img
Petugas Damkar padamkan api di Stan selep kelapa di pasar Sukodono. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Kepanikan sempat menyelimuti aktivitas Pasar Sukodono, Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Minggu (22/3) siang.

Kobaran api tiba-tiba muncul dari sebuah stan usaha dan dengan cepat membesar, membuat pedagang serta warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri. Objek yang terbakar diketahui merupakan stan selep kelapa milik Mashuri. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 14.00 dan langsung menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 15 meter persegi.

Beruntung, lokasi Posko Pemadam Kebakaran (PMK) Sukodono yang berada tepat di depan pasar membuat petugas bisa bergerak cepat. Satu unit mobil pemadam langsung dikerahkan untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kebakaran merembet ke stan lainnya.

Komandan Peleton (Danton) Pos Damkar Sukodono Aris Kuswoyo mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima laporan dari pemilik stan. “Kami menerima laporan dan langsung menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam. Proses pemadaman berjalan sekitar 40 menit hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Aris (23/3).

Menurut Aris, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran gas elpiji yang berada di dalam stan tersebut. Api yang cepat membesar diduga dipicu oleh bahan mudah terbakar di sekitar lokasi usaha. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bangunan stan.

Sementara itu, nilai kerugian masih dalam proses pendataan. Pihak pemadam kebakaran mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang menggunakan peralatan berbahan bakar gas, untuk lebih waspada. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi gas dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut