Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Lebaran, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Sidoarjo
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, potensi kepadatan kendaraan di berbagai titik di Kabupaten Sidoarjo mulai diantisipasi. Satlantas Polresta Sidoarjo menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan, terutama di kawasan pusat perbelanjaan, akses tol, hingga persimpangan yang kerap padat saat momen Lebaran.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Saputra mengatakan, pihaknya telah memetakan beberapa titik yang berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan. Salah satunya di kawasan pusat perbelanjaan Lippo Plaza Sidoarjo yang diprediksi ramai oleh masyarakat yang berbelanja kebutuhan Lebaran.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Satlantas Polresta Sidoarjo telah berkoordinasi dengan pengelola mal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan banner informasi ketika kapasitas parkir sudah penuh. “Kami bekerja sama dengan pihak Lippo untuk memasang banner besar sebagai pemberitahuan ketika kapasitas parkir sudah penuh, sehingga kendaraan tidak menumpuk dan bisa langsung melaju ke depan,” kata Yudhi ke iNews Sidoarjo, Minggu (15/3).
Selain itu, rekayasa juga dilakukan pada titik putar balik di depan area mal. Kendaraan yang sebelumnya dapat langsung berputar sebelum area mal akan diarahkan untuk melaju lurus terlebih dahulu agar jarak putar balik lebih panjang dan arus lalu lintas tetap bergerak. Tak hanya di kawasan pusat perbelanjaan, kepolisian juga mengantisipasi potensi kepadatan di gerbang tol menuju wilayah Sidoarjo.
Untuk itu, Satlantas Polresta Sidoarjo telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga guna menambah personel tapping di gerbang tol jika terjadi antrean kendaraan. “Kami bekerja sama dengan Jasa Marga untuk menambah jumlah personel tapping atau jemput bola tapping online jika terjadi antrean kendaraan di pintu tol,” jelasnya.
Bahkan, jika kondisi lalu lintas di kawasan kota sudah terlalu padat, kepolisian akan mengambil langkah tegas dengan menutup sementara akses masuk dan keluar tol di wilayah Sidoarjo. “Jika kondisi kota sudah penuh, maka pintu tol masuk dan keluar Sidoarjo akan kami tutup sementara. Kendaraan diarahkan lurus dulu dan bisa masuk melalui pintu tol lain. Sedangkan untuk kendaraan yang keluar tol akan diarahkan menuju pintu tol Tanggulangin,” tambahnya.
Selain kawasan kota, titik rawan kemacetan lainnya yang menjadi perhatian adalah Simpang Lima Krian. Persimpangan tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas saat momen Lebaran, khususnya pada H+1 hingga H+2. Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas kepolisian akan ditempatkan di lokasi guna mengatur arus kendaraan dan menentukan prioritas jalur yang melintas. “Kami akan menempatkan anggota di sana untuk mengatur arus lalu lintas, melihat dari arah mana yang perlu diprioritaskan agar kemacetan bisa diurai,” tandasnya.
Editor : Aini Arifin