Remaja Main Bola Gagalkan Pembobolan Konter HP di Krian Sidoarjo, 1 Pelaku Ditangkap Warga
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Aksi pembobolan konter ponsel di Dusun Jeruk, Desa Jerukgamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (8/3/2026) dini hari, berakhir gagal setelah gerak-gerik para pelaku dipergoki sekelompok remaja yang sedang bermain sepak bola di sekitar lokasi.
Kecurigaan para remaja itu akhirnya menggagalkan upaya pencurian. Dari tiga orang pelaku, satu berhasil ditangkap warga, sementara dua lainnya melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi. Peristiwa tersebut terjadi pukul 01.00 WIBdi area pertokoan Perumahan Mandiri Residence. Salah satu warga, Imron mengatakan awalnya para remaja yang sedang bermain bola melihat tiga orang pria yang mondar-mandir di sekitar konter ponsel.
Tingkah mereka dianggap mencurigakan. “Anak-anak yang sedang main bola di depan perumahan awalnya curiga melihat tiga orang itu bolak-balik di sekitar konter,” ujar Imron, Minggu (8/3/2026).
Merasa ada yang tidak beres, para remaja kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas keamanan (satpam) Perumahan Mandiri Residence. “Mereka langsung lapor ke satpam Perumahan Mandiri Residence,” tambahnya. Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan segera menuju lokasi.
Saat tiba di tempat kejadian, mereka mendapati pintu konter sudah terbuka setelah gemboknya dirusak. Kedatangan petugas membuat para pelaku panik dan berusaha melarikan diri ke berbagai arah. Namun satu orang berhasil ditangkap oleh satpam dan warga. “Satu orang pelaku berhasil ditangkap satpam, sementara dua orang lainnya melarikan diri,” ucapnya.
Untuk menghindari aksi main hakim sendiri, warga kemudian membawa pelaku yang tertangkap ke Balai Desa Katerungan untuk diamankan sementara sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. “Satu orang pelaku itu dibawa ke Balai Desa Katerungan, kemudian dilaporkan ke polisi dan selanjutnya diamankan di Polsek,” jelasnya.
Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra mengatakan, para pelaku membobol konter dengan merusak gembok menggunakan besi panjang yang diduga semacam linggis. “Pelaku merusak gembok toko menggunakan besi panjang sekitar setengah meter. Dari dalam toko, pelaku sempat mengambil beberapa barang seperti peralatan cctv, holder HP, dan tripod HP yang dimasukkan ke dalam tas plastik hitam,” jelas AKP Galih.
Namun aksi tersebut gagal setelah warga memergoki dan meneriaki para pelaku sehingga mereka panik dan melarikan diri. “Satu orang pelaku berhasil diamankan warga, sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran personel Unit Reskrim Polsek Krian,” tambahnya.
Polisi mengidentifikasi pelaku yang tertangkap berinisial UR, 45, warga Kecamatan Wonoayu. Sementara dua rekannya yang berhasil melarikan diri masing-masing berinisial L, warga Kecamatan Krian, dan S, juga warga Kecamatan Krian.
Saat ini pelaku yang tertangkap telah diamankan di Mapolsek Krian bersama barang bukti guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu dua pelaku lain yang hingga kini berstatus buron.
Editor : Aini Arifin