get app
inews
Aa Text
Read Next : Usai Tarawih, Warga Sidoarjo Dikejutkan Aksi Brutal Pembacokan, 1 Orang Tewas

Lestarikan Kearifan Lokal, Siswa SMA Muhammadiyah Taman Sidoarjo Gelar Pentas Budaya Spektakuler

Kamis, 17 April 2025 | 18:23 WIB
header img
Penampilan siswa SMAM1TA saat pentas gelar budaya di lingkungan sekolah. Kamis (17/4/2025).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Ratusan siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman, (SMAM1TA)  Sidoarjo, memukau dengan gelaran pentas budaya bertajuk "Gelar Budaya" yang diselenggarakan di dua lokasi berbeda di lingkungan sekolah pada Kamis (17/4/2025).

Acara ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi kelas X dan XI, serta penilaian akhir mata pelajaran Seni Budaya dan Olahraga bagi siswa kelas XII. Beragam kekayaan budaya adat Jawa lokal ditampilkan dengan apik oleh para siswa. Mulai dari ritual sakral Ruwatan Desa, hingga kesenian khas Sidoarjo Reog Cemandi yang penuh semangat.

Tak ketinggalan, tradisi Sedekah Bumi dan Lelang Bandeng turut memeriahkan acara, memberikan warna tersendiri bagi para penonton yang hadir.

Ketua Pelaksana kegiatan, Riskiyani Wulandari, menjelaskan bahwa tema kearifan lokal dan kebhinekaan sengaja diangkat untuk menanamkan kembali kecintaan terhadap budaya leluhur kepada para siswa. "Tujuannya agar anak-anak kembali mengenal adat istiadat budaya nenek moyangnya dan para pelajar memiliki rasa solidaritas tinggi, serta membangun kepribadian gotong royong atau kerjasama antar siswa," ujarnya.

Lebih lanjut, Riskiyani mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan kolaborasi antar jenjang kelas. Siswa kelas 10 berperan sebagai event organizer, bertanggung jawab dalam menyiapkan segala kebutuhan acara. "Harapan paling utama, anak-anak bisa bekerja sama antara jenjang. Kelas per kelas terjalin komunikasi yang baik. Dan lebih mencintai budaya lokal ketimbang budaya asing," imbuhnya.

Muhammad Azhar Shouma Pratignyo, siswa kelas XI5 yang terlibat dalam pementasan ritual desa, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. "Awalnya kita tidak tahu apa itu ritual desa, kita cari tahu. Ternyata ritual desa berbeda setiap desa, termasuk soal tumpeng. Dalam prosesnya, kita sampai sewa baju dari jauh dan latihan selama dua setengah bulan. Senang sekali bisa berpartisipasi dalam P5 ini," ungkapnya.
 
Kehadiran siswa internasional dalam acara ini pun memberikan warna tersendiri. Azza Azila, siswi kelas XI5 asal Malaysia, mengaku terkesan dengan kekayaan budaya Indonesia yang baru pertama kali ia saksikan. "Kaget dengan ritual-ritualnya karena tidak ada ritual seperti itu di tempat saya. Banyak pengetahuan baru yang sebelumnya tidak saya ketahui," katanya dengan nada kagum

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut