Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkoba Dalam Sebulan, Etomidate Jadi Sorotan
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri, 44 Terdakwa Narkoba di Sumut Dituntut Vonis Hukuman Mati

Rabu, 10 Juli 2024 | 18:17 WIB
  • author Wahyudi Aulia Siregar
Ngeri, 44 Terdakwa Narkoba di Sumut Dituntut Vonis Hukuman Mati
Ilustrasi. (Okezone)

MEDAN, iNewsSidoarjo.id – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menuntut vonis hukuman mati terhadap 44 terdakwa kasus narkoba dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2024.

Dari 44 bandit narkoba yang telah dituntut mati itu, terbanyak kasusnya ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan sebanyak 18 orang.

Kemudian Kejari Asahan sebanyak 14 orang, Kejari Tanjung Balai 5 orang, Kejari Deliserdang 3 orang, Kejari Belawan 2 orang) serta Kejari Langkat dan Kejari Binjai masing-masing 1 orang.

"Termasuk kepada bandar dan penggunanya," kata Yos dikutip dari Okezone.com pada Rabu (10/7/2024).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara, Idianto, melalui salah seorang Koordinator Bidang Intelijen Yos A Tarigan, menyatakan bahwa tuntutan pidana mati kepada para bandit narkoba ini diharapkan memberi efek jera kepada para pelaku tindak pidana narkotika.

Kemudian, lanjut Yos A Tarigan para pengedar maupun sindikat lainnya agar berfikir ulang untuk melakukan tindakan hukum dengan adanya tuntutan mati tersebut.

Penetapan tuntutan pidana mati tersebut juga berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 yang menegaskan bahwa hukuman setimpal bagi pelanggar berat kejahatan narkoba berupa hukuman mati.

"Tindak pidana narkotika merupakan sebuah persoalan yang tidak mudah dan menjadi jenis kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Dimana, dengan narkoba yang diedarkannya sudah berapa banyak manusia yang korban, sudah berapa banyak generasi muda kita yang kehilangan masa depan," tandas mantan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut itu.

Editor: Nanang Ichwan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut