Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Boyong Natapraja 2026, Kereta Kuda dan Pusaka Kabupaten Nganjuk Jadi Perhatian Warga
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Lakukan Tindakan Tak Patut, Warga Tuntut Pengasuh Ponpes Ini Keluar dari Desa Mereka

Jum'at, 21 Juni 2024 | 15:54 WIB
  • author Nanang Ichwan
Diduga Lakukan Tindakan Tak Patut, Warga Tuntut Pengasuh Ponpes Ini Keluar dari Desa Mereka
Poster yang di tempel warga saat aksi damai. Kamis 20/6/2024) sore

Untungnya, ada warga yang menolong hingga santriwati tersebut diberimakan dan minta diantar pulang ke rumahnya yang berada di wilayah Surabaya. Sementara, santriwati yang mengalami dugaan tindakan cabul itu melapor ke orang tua hingga melanjutkan ke Polisi.

Ketua RT 20, RW 5 Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, Budi Setiawan mengatakan, aksi warga memasang spanduk ini dilakukan dengan spontan.

"Ini merupakan bentuk kekesalan warga terhadap pengasuh Ponpes Al-Mahdiy. Sebab, ada laporan salah satu orang tua korban bahwa anaknya pernah menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh pengasuh Ponpes," ucapnya, Jum'at (21/6/2024).

Lebih jauh ia menjelaskan, kejadian dugaan pencabutan itu sudah lama, sekitar 6 bulan yang lalu. Pihak korban juga sudah melaporkan dugaan pencabulan itu ke Polresta Sidoarjo.

"Sudah 6 bulan yang lalu tapi pengasuh Ponpes tak kunjung ada kabar, sehingga warga merasa resah, akhirnya melakukan aksi pasang banner ini," kata Budi.

Terpisah, sejumlah wartawan yang berusaha mengkonfirmasi ke pihak Pengasuh Ponpes Al-Mahdiy masih belum ada tanggapan terkait dugaan kasus tersebut.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut