Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terdapat Wanita yang Tak Boleh Dinikahi dalam Islam, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Raden Patah Sosok Pendiri Kesultanan Demak Abad ke-15

Minggu, 13 Agustus 2023 | 13:05 WIB
  • author Intan Rachmasari
Raden Patah Sosok Pendiri Kesultanan Demak Abad ke-15
Raden Patah berperan penting dalam penyebaran ajaran Islam di Demak. Foto/Ist

Setibanya di Jawa, keduanya segera memutuskan untuk belajar dibawah bimbingan Sunan Ampel di Surabaya. Setelah itu, Raden Kusen melayani di Majapahit. Sementara Raden Patah memutuskan untuk pindah ke Jawa Tengah dan mendirikan sebuah pesantren di daerah hutan Bintara yang dinamakan Pesantren Glagahwangi.

Seiring kemajuan pesantren dan agama Islam di sekitar Bintara, Raden Patah mengganti nama Glagahwangi menjadi Demak dengan ibu kota bernama Bintara.

Kemajuan Demak menimbulkan keprihatinan bagi Brawijaya alias Bhre Kertabhumi. Dia khawatir jika suatu saat Raden Patah mungkin akan merencanakan pemberontakan.

Akibatnya, Raden Kusen yang pada saat itu sudah diangkat sebagai Adipati Terung, diinstruksikan untuk mengajak Raden Patah. Raden Kusen pun menghadapinya di Majapahit. Brawijaya yang diidentifikasi sebagai Brawijaya V, merasa terkesan dengan tindakan yang dilakukan oleh pendiri Kesultanan Demak ini.

Oleh karena itu, akhirnya ia bersedia mengakui Raden Patah sebagai putranya. Menurut Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda, Raden Patah memiliki niat untuk menyerang Majapahit.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut