Alami Mual dan Muntah, 45 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Kembali ke Rumah Sakit

Nanang Ichwan
Santri ponpes Manbaul Hikam alami mual dan muntah sehingga dibawa kembali ke rumah sakit. Foto:ist

SIDOARJO - Belum sepenuhnya usai, dampak dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, kembali muncul. 

Sebanyak 45 santri kembali mendapat penanganan medis setelah mengalami keluhan yang diduga merupakan gejala susulan dari kejadian sebelumnya.

Puluhan santri tersebut mendatangi dua rumah sakit pada Senin (7/9/2026) malam hingga Selasa (8/9/2026) pagi. Dari total 45 santri, sebanyak 33 orang ditangani di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, sedangkan 12 lainnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo.

Humas RSUD RT Notopuro Sidoarjo Rizqi Maulana Hadi mengatakan, 33 santri mulai berdatangan ke rumah sakit sejak Senin malam. Mereka mengeluhkan sejumlah gejala, seperti mual, muntah, diare, dan lemas. "Para santri yang datang kembali mengeluhkan sejumlah gejala, di antaranya mual, muntah, diare dan lemas. Yang dirawat dua orang," kata Rizqi.

Data hingga Selasa (8/9) pukul 06.12, dari 33 santri yang ditangani di RSUD RT Notopuro, dua santri masih menjalani rawat inap.  Sementara 31 santri lainnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

Sedangkan 12 santri yang menjalani penanganan di RSI Siti Hajar seluruhnya telah diperbolehkan pulang. 

Dengan demikian, dari total 45 santri yang kembali berobat, 43 telah kembali ke pondok dan dua masih menjalani rawat inap.

Bupati Sidoarjo Subandi menyebut, santri yang kembali mendapat penanganan merupakan bagian dari pasien yang sebelumnya terdampak kejadian dugaan keracunan. 

Keluhan kesehatan disebut kembali muncul setelah beberapa hari menjalani perawatan. "Alhamdulillah semua sudah aman. Tadi malam jam 23.00 dibawa ke rumah sakit, pagi ini sudah pulang semua," ujar Subandi.

Pemkab Sidoarjo, lanjut Subandi, masih melakukan pembaruan sekaligus verifikasi data terkait perkembangan kondisi para santri. 

Hal tersebut dilakukan karena jumlah pasien maupun kondisi kesehatan mereka masih dapat mengalami perubahan.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman mengatakan, munculnya kembali keluhan pada sebagian santri kemungkinan berkaitan dengan kondisi masing-masing pasien setelah menjalani perawatan.

Berdasarkan laporan sementara yang diterimanya, terdapat kemungkinan sebagian pasien tidak mengonsumsi obat secara teratur setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. "Mungkin ketika pulang, dia tidak minum obatnya secara teratur. Daya tahan masing-masing pribadi kan berbeda-beda," jelas Ainur Rahman.

Menurutnya, pasien yang merasa kondisinya telah membaik bisa saja menganggap dirinya sudah pulih. 

Namun, apabila anjuran medis tidak dijalankan, keluhan kesehatan berpotensi kembali muncul. "Dia merasa sehat, pulang, terus apa yang disarankan secara medis tidak dilaksanakan, itu yang menyebabkan. Tapi semuanya, yang hari ini semuanya sudah kembali lagi," katanya.

Ainur Rahman menambahkan, respons tubuh setiap pasien terhadap proses pemulihan tidak selalu sama. Kondisi tersebut dipengaruhi daya tahan tubuh masing-masing individu. "Daya tahan seseorang itu berbeda-beda. Kalau misalkan ada orang yang daya tahannya kuat, mungkin dia tidak ada pengaruh," ujarnya. "Kalau ada karena daya tahan tubuhnya tidak bagus, dia sudah diobati dan dia pulang dan tidak mengonsumsi obat sebagaimana disarankan, itu akan kumat lagi," sambungnya.

Meski demikian, Ainur Rahman memastikan seluruh santri yang kembali mengeluhkan kondisi kesehatan telah mendapatkan penanganan medis. Sebagian besar juga telah diperbolehkan kembali ke Ponpes Manbaul Hikam. "Semua sudah ditangani, sudah teratasi, dan sekarang semuanya sudah pulang ke pondoknya masing-masing," pungkasnya.

Editor : Hidayat Adi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network