Pelaku juga sempat mengarahkan kamera CCTV ke sisi lain agar wajah dan aksinya tidak terekam jelas. “Temannya yang satu nunggu di luar, yang satu eksekusi di dalam dengan cara menggunting spandek dari belakang ataupun samping yang tidak kelihatan dari depan,” katanya.
Tak berselang lama, gerai milik Andik di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, kembali menjadi sasaran pencurian pada 2 Mei lalu. Andik menduga pelaku yang beraksi masih komplotan yang sama karena menggunakan modus serupa. Dalam aksi kedua itu, pelaku terlihat mengenakan hoodie dan celana pendek di atas lutut saat membobol gerai.
Akibat dua kejadian tersebut, Andik mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sejumlah barang elektronik hingga uang modal usaha raib dibawa kabur pelaku. “Kerugian kami TV, tape, uang modal sama mesin checker ya kurang lebih antara Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi membenarkan laporan pencurian yang dialami korban. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan para saksi. “Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” tandasnya.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
