Demi Anak Jadi Ojol, Perempuan Prasejahtera Dapat Harapan Lewat PNM Mekaar

Yoyok Agusta
Perjuangan perempuan prasejahtera dalam menopang ekonomi keluarga. Foto:ist

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengatakan selama 26 tahun pihaknya menjalankan mandat negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera. “Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia, khususnya prasejahtera,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Sementara itu, EVP Pengembangan & Jasa Manajemen PNM, Razaq Manan Ahmad, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi kunci pembangunan berkelanjutan. “Stronger the women, stronger the nation. Perempuan merupakan motor penggerak utama dalam menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa sebanyak 73 persen pembiayaan PNM telah berbasis syariah, disertai pendampingan usaha agar nasabah mampu berkembang secara berkelanjutan. Hingga Februari 2026, PNM tercatat telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro dan menjangkau lebih dari 60.250 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Program Mekaar pun kini berkembang menjadi salah satu model pemberdayaan perempuan terbesar di dunia, sekaligus menjadi harapan baru bagi perempuan prasejahtera untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network