SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran, Satlantas Polresta Sidoarjo mengambil langkah tegas namun humanis dengan menertibkan kendaraan angkutan barang yang melanggar pembatasan operasional.
Upaya ini dilakukan demi memastikan perjalanan pemudik tetap lancar, aman, dan nyaman selama Operasi Ketupat Semeru 2026. Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, petugas di lapangan memberikan teguran tertulis kepada pengemudi kendaraan barang yang masih beroperasi di waktu yang telah dibatasi.
Penindakan ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar para pengemudi memahami pentingnya aturan tersebut. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menegaskan, kebijakan pembatasan ini bukan tanpa alasan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan strategi untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat musim mudik. “Pembatasan operasional angkutan barang merupakan langkah strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama masa mudik Lebaran,” ujar Christian, Selasa (17/3).
Adapun kendaraan yang masuk dalam pembatasan meliputi mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan maupun gandengan, serta kendaraan pengangkut material seperti tanah, pasir, batu, hingga bahan bangunan. Meski begitu, sejumlah kendaraan tetap diperbolehkan beroperasi. Di antaranya angkutan BBM atau BBG, hewan ternak, logistik penanganan bencana, kebutuhan pokok, serta pupuk.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, menjelaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dalam pelaksanaan aturan ini. “Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan teguran tertulis sebagai bentuk edukasi kepada pengemudi,” ungkapnya.
Ia berharap para pengemudi dapat lebih memahami aturan yang berlaku dan ikut berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus mudik. Selain itu, Satlantas Polresta Sidoarjo juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati antar pengguna jalan.
Dengan sinergi semua pihak, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat bisa merasakan mudik yang aman dan kembali berkumpul bersama keluarga dengan nyaman.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
