SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Bantuan revitalisasi berupa pembenahan sarana dan prasarana sekolah tersebut menyasar 45 sekolah di Kabupaten Sidoarjo, mulai jenjang PAUD sampai SMA. Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Sekolah tahun anggaran 2025 itu sukses terlaksana di Kabupaten Sidoarjo. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti secara simbolis meresmikan revitalisasi seluruh sekolah penerima bantuan program tersebut, Selasa (14/4/2026).
Peresmian dilakukan di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo bersama Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo atas dukungannya terhadap program kementeriannya tersebut. “Kami berterimakasih kepada bapak bupati dan ibu wakil bupati Sidoarjo yang telah mendukung program revitalisasi dan digitalisasi yang alhamdulillah yang telah terlaksana 100 persen,” ucapnya.
Selain itu Program Digitalisasi Sekolah juga diberikan, Kemendikdasmen RI kepada sekolah sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) telah diterima berbagai jenjang sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengatakan terdapat 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang memperoleh Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Di Kabupaten Sidoarjo sendiri terdapat 45 satuan pendidikan yang direvitalisasi. Nilainya mencapai Rp.45 Milyar lebih. Selain itu kemendikdasmen RI juga memberikan bantuan Program Digitalisasi Sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard).
Sebanyak 608 ribu lebih IFP itu telah diterima sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Di Sidoarjo sendiri ada 1.577 IFP yang sudah didistribusikan untuk mendukung pembelajaran interaktif. “Kami berharap agar sarana-sarana yang sudah dialokasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kualitas pembelajaran dan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Abdul Mu’ti.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
