Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, mengatakan pihaknya bergerak cepat untuk mencegah aksi tersebut berkembang dan menimbulkan korban. “Kami langsung membubarkan kerumunan. Dua remaja berhasil diamankan di lokasi beserta sejumlah barang bukti,” ujarnya.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita satu unit sepeda motor, sepotong balok kayu sepanjang kurang lebih 50 sentimeter, serta satu sarung yang ujungnya telah diikat kuat. Kedua pelajar yang diamankan kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cerme.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi aksi kenakalan remaja yang mengganggu ketertiban umum, terlebih menjelang bulan suci Ramadan. Polisi juga akan memanggil orang tua serta pihak sekolah untuk memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
