Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buaya Besar Muncul Lagi di Jalur Perahu Guru Menuju Kepetingan, Warga Geger
Advertisement . Scroll to see content

Jatuh dari Motor Saat Melintas, PNS Bapas Medaeng Meninggal di Jalan Ketegan Taman Sidoarjo

Selasa, 29 September 2026 | 22:14 WIB
  • author Nanang Ichwan
Jatuh dari Motor Saat Melintas, PNS Bapas Medaeng Meninggal di Jalan Ketegan Taman Sidoarjo
Sejumlah rekan korban dan warga mengevakuasi korban ke rumah sakit. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Jalan Ketegan, Kelurahan Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, mendadak ramai setelah seorang pengendara sepeda motor ditemukan tak sadarkan diri usai terjatuh, Senin (28/9/2026). Pengendara tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Korban diketahui bernama Nanang Nuryunanto, 47, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya di Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Waru.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Ketegan RT 11/RW 03. Nanang yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba terjatuh saat melintas dengan kecepatan rendah.

Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, personel piket Reskrim bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Ketegan Brigadir M Aries Firmansyah yang dipimpin Kanit Reskrim langsung menuju lokasi. “Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Bagus, Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan keterangan saksi Syafi’il Anam, 47, korban sempat mendapatkan pertolongan warga dan ketua RT. Nanang kemudian dibawa ke Pos Kamling RT 011 yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Namun, sesampainya di pos kamling, kondisi korban semakin melemah hingga tidak sadarkan diri. Ketua RT kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas untuk meminta bantuan.

Petugas bersama pihak terkait selanjutnya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Siti Khodijah, Sepanjang, untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, pihak rumah sakit menyatakan Nanang telah meninggal dunia.

Dari keterangan pihak Bapas dan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan, sekitar dua minggu sebelum kejadian, Nanang sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya.

Keluarga menerima kejadian tersebut dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi maupun Visum Et Repertum (VER). Pernyataan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan.

Korban tercatat sebagai warga Perum Gunungsari Indah, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya. Setelah seluruh proses di rumah sakit selesai, jenazah dibawa keluarga menuju rumah duka di Surabaya untuk selanjutnya dimakamkan.

Polisi memastikan telah melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit. Setelah penanganan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Editor: Hidayat Adi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut