get app
inews
Aa Text
Read Next : Pohon Tumbang Timpa Truk yang Melintas di Trosobo Sidoarjo, Lalu Lintas Macet

Puluhan Ribu Warga Urus Paspor, PNBP Imigrasi Blitar Tembus Rp12,4 Miliar

Jum'at, 04 September 2026 | 09:32 WIB
header img
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, saat gelar jumpa pers. (Foto: Istimewa).

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp12.414.150.000 sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Capaian tersebut berasal dari berbagai aktivitas pelayanan keimigrasian.

Dalam periode yang sama, Imigrasi Blitar menerima 21.227 permohonan dokumen perjalanan dan 211 permohonan izin tinggal. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari kinerja pelayanan keimigrasian selama delapan bulan pertama 2026. “Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang mudah dan dapat diakses masyarakat,” ujar Aditya dalam pers release, Kamis (3/9/2026).

Dari 21.227 permohonan dokumen perjalanan, sebanyak 13.044 merupakan permohonan paspor baru dan 8.183 penggantian paspor. Berdasarkan tujuan perjalanan, permohonan paspor paling banyak digunakan untuk wisata dengan persentase 44,6 persen. Selanjutnya untuk bekerja sebagai TKI sebesar 24,3 persen dan umrah 20,7 persen.

Sementara itu, permohonan untuk bekerja formal mencapai 5,3 persen, belajar 4,1 persen, haji 3,8 persen, dan berobat 0,2 persen. Untuk memperluas akses pelayanan, Imigrasi Blitar juga melaksanakan layanan Pasporia sebanyak lima kali dan Eazy Paspor sebanyak 12 kali hingga Agustus 2026. “Selain pelayanan reguler, kami juga terus menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk melalui Pasporia dan Eazy Paspor,” kata Aditya.

Di bidang pengawasan keimigrasian, Imigrasi Blitar mencatat satu tindakan administratif keimigrasian terhadap warga negara Ukraina yang mengalami overstay dan berstatus stateless. Pengawasan terhadap orang asing juga dilakukan melalui Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di wilayah Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Selain pelayanan dan pengawasan, Imigrasi Blitar menjalankan sejumlah program aksi, di antaranya enam desa binaan dan Imigrasi Masuk Desa, pencegahan tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana perdagangan manusia (TPPO/TPPM), bakti sosial, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Pada sektor ketahanan pangan, Koperasi Sumekarmas bekerja sama dengan MD Farm melalui penitipan 200 ayam petelur. Program yang berlangsung selama satu bulan tersebut menghasilkan sekitar 10 kilogram telur per hari dengan keuntungan Rp1,8 juta. Keuntungan tersebut dibagi 70 persen untuk Koperasi Sumekarmas dan 30 persen untuk MD Farm.

Sementara dalam peningkatan kompetensi pegawai, Imigrasi Blitar bekerja sama dengan UIN Satu Tulungagung membuka kelas belajar jenjang S1 bagi 20 pegawai. Program “Ngampus Bareng Imigrasi” juga dilaksanakan untuk memberikan pembekalan dan sosialisasi mengenai TPPO/TPPM kepada mahasiswa.

Aditya mengatakan capaian selama delapan bulan tersebut mencakup pelayanan keimigrasian, penerimaan negara, pengawasan orang asing, serta program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Pelayanan keimigrasian tetap menjadi tugas utama, namun kami juga berkomitmen menjalankan program aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut