Bingung Cari KB-TK untuk Anak? Berikut Tips Memilih Sekolah dari Pengamat Pendidikan Jawa Timur
Misalnya, sekolah yang muridnya sering berprestasi, juga menjadi pilihan banyak orang tua. Meski tentu saja itu bukan patokan utamanya” ujar Wiwik.
3. Tenaga Pengajar dan Kurikulum Pendidikan
Faktor ketiga adalah profesionalitas dan integritas para pengajarnya. Disini orang tua harus bisa melihat seberapa besar integritas para pengajar di lembaga pendidikan yang akan dipilih. Hal itu bisa diketahui dari para alumni, orang tua alumni, hingga data pengajar yang ada di sekolah tersebut. “Orang tua juga harus berani bertanya kepada lembaga pendidikan yang dituju, tentang profil pengajarnya,” jelas Wiwik.
“Kemudian juga terkait kurikulum pendidikannya. Kalau bisa carilah yang mengutamakan pembentukan karakter anak, sebab itu sangat penting bagi usia dini,” imbuhnya.
4. Biaya
Sementara terakhir adalah biaya. Hal ini penting menjadi pertimbangan, sebab para orang tua harus bisa menakar dan mengukur kemampuan, agar bisa menyekolahkan anaknya dengan baik. Hal itu bukan tentang kaya atau miskin, namun soal tanggung jawab orang tua terhadap kelangsungan pendidikan anaknya. “Faktanya banyak orang tua yang tidak memperhatikan pembayaran iuran bulanan bagi anaknya. Itu kan kasihan anaknya. Dampaknya tentu kepada lembaga pendidikan yang ada,” ujar Wiwik.
“Intinya orang tua juga harus tanggung jawab terhadap pendidikan anaknya. Salah satunya dengan membayar biaya pendidikan itu,” pungkas Wiwik. Empat faktor itu bisa menjadi pertimbangan bagi orang tua sebelum memasukkan anaknya ke lembaga pendidikan pra sekolah, seperti Kelompok Bermain maupun Taman kanak-kanak.
Dengan mempertimbangkan segala aspek itu, diharapkan proses pembelajaran dan tanggung jawab orang tua pada pendidikan anaknya, bisa berjalan harmonis serta memperoleh hasil maksimal.
Editor : Aini Arifin