get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Sidoarjo Gencarkan Patroli Malam Takbir Idul Adha, Cegah Takbir Keliling dengan Sound Horeg

Sadewa, Sapi Simental 1,76 Ton Milik Warga Talun Blitar Jadi Pilihan Presiden Prabowo

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:56 WIB
header img
Sapi Sadewa yang memiliki bobot nyaris 2 ton saat di kandang. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Seekor sapi simental berbobot hampir dua ton milik warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dilirik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang.

Sapi berusia lima tahun tersebut diberi nama Sadewa dan merupakan milik Nasir, peternak asal Desa Jeblog. Dengan bobot mencapai 1,76 ton, sapi jumbo itu kini masih dirawat intensif oleh pemiliknya sambil menunggu proses transaksi resmi dengan pihak Istana Kepresidenan.

Sadewa menjadi perhatian karena ukuran tubuhnya yang tidak biasa. Pada pengukuran terakhir, sapi jenis simental tersebut memiliki panjang tubuh mencapai 210 sentimeter dan tinggi badan sekitar 155 sentimeter. Setelah melalui proses negosiasi, sapi itu resmi dibeli Presiden Prabowo dengan nilai mencapai Rp100 juta.

Rencananya, proses transaksi jual beli akan dilakukan pada Jumat mendatang. Anak pemilik sapi, Azis Nasir Naufal, mengatakan keluarganya merasa bangga karena sapi peliharaan mereka dipilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia. “Alhamdulillah senang sekali, tidak menyangka sapi kami bisa dipilih Presiden untuk kurban di Kabupaten Blitar,” ujar Naufal, Rabu (20/5/2026).

Menurut Naufal, Sadewa dirawat dengan sangat baik sejak kecil. Selama kurang lebih empat setengah tahun terakhir, sapi tersebut mendapatkan perhatian khusus mulai dari pola makan hingga kesehatan. “Pakan yang diberikan kombinasi hijauan dan pakan fermentasi racikan sendiri. Nutrisi juga sangat diperhatikan supaya pertumbuhan sapi maksimal,” katanya.

Selain pemberian pakan tambahan, faktor kesehatan juga menjadi perhatian utama. Naufal mengaku rutin memberikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setiap enam bulan sekali guna menjaga kondisi sapi tetap prima. “Vaksin PMK rutin kami lakukan enam bulan sekali agar sapi tetap sehat dan terhindar dari penyakit,” pungkasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut