DPRD Blitar Gelar Hearing Farm 3 Greenfields, Warga Nilai Buka Peluang Kerja
BLITAR, iNewsSidoarjo.id – DPRD Kabupaten Blitar menggelar hearing atau dengar pendapat terkait klarifikasi perizinan rencana pembangunan Farm 3 PT Greenfields Indonesia di Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Selasa (9/6/2026). Hearing tersebut digelar atas permintaan organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Anak Nasional (GANAS).
Dalam forum yang dihadiri perwakilan warga sekitar lokasi Farm 3, manajemen PT Greenfields Indonesia, organisasi perangkat daerah (OPD), serta anggota Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Blitar itu, sejumlah persoalan mencuat. Mulai dari legalitas perizinan hingga potensi dampak lingkungan dan pengelolaan limbah peternakan.
Meski investasi PT Greenfields Indonesia sempat dipertanyakan oleh ormas, dukungan justru mengalir dari sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi rencana pembangunan Farm 3. Salah satunya disampaikan Negro Heriono, warga Dusun Sumberduren, Desa Ngadirengo, Kecamatan Wlingi.
Menurutnya, kehadiran Greenfields diyakini mampu mendorong perbaikan infrastruktur serta membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. "Seratus persen masyarakat Sumberduren mendukung penuh keberadaan Farm 3 Greenfields. Jalan-jalan di sana masih rusak, kalau ada investor kami yakin itu akan dibenahi, begitu juga dengan lapangan pekerjaan," ujarnya.
Negro bahkan menantang pihak yang meragukan dukungan masyarakat untuk melakukan uji publik secara terbuka. "Kalau ada yang mempertanyakan soal dukungan, coba uji publik. Maka semua warga mendukung keberadaan Greenfields ini karena akan membuka lapangan pekerjaan," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Anik Wahjuningsih menilai rencana pembangunan Farm 3 berpotensi memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Menurut saya, dengan adanya Farm 3 yang akan dibangun ini, tentu PAD Kabupaten Blitar akan meningkat. Tapi, alangkah lebih baiknya kalau kantor Greenfields juga di Blitar, jadi keberadaannya akan semakin terasa manfaatnya," kata Anik.
Editor : Aini Arifin