Isi BBM di SPBU Sidoarjo, PNS Asal Gilang Mendadak Tumbang dan Meninggal Dunia
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Pengunjung dan petugas di SPBU Kalijaten, Jalan Raya Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo, mendadak hebih, Minggu (10/5) pagi. Seorang pria yang baru saja mengisi bahan bakar tiba-tiba mengeluhkan sakit dada sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di area SPBU.
Korban diketahui bernama Almaeda Dos Santos, 58, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), warga Desa Gilang, Kecamatan Taman. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 dan sontak mengundang perhatian warga maupun pengguna jalan yang melintas di lokasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas piket Reskrim bersama piket Patroli Polsek Taman yang dipimpin Perwira Pengendali Kanit Lantas Iptu Hari Nurcahyo langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan olah TKP, memeriksa kondisi korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar area SPBU.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun datang ke SPBU dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra bernopol L 3586 AK untuk mengisi bahan bakar. Usai mengisi BBM, korban mengeluhkan rasa sakit di bagian dada.
Korban kemudian menepi dan duduk di sisi area SPBU. Namun tak lama berselang, kondisinya memburuk hingga akhirnya terbaring di lokasi. Melihat kondisi tersebut, pegawai SPBU segera menghubungi pihak kepolisian.
Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan adanya seorang pria yang tergeletak di area SPBU Kalijaten. “Begitu mendapat informasi adanya seorang pria yang tergeletak di area SPBU Kalijaten, anggota kami segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan TKP, serta meminta keterangan dari para saksi,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun identitas mencurigakan lainnya. “Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambahnya.
Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD RT Notopuro Sidoarjo guna penanganan medis lanjutan sekaligus proses identifikasi lebih lanjut.
Editor : Aini Arifin