get app
inews
Aa Text
Read Next : Keponakan Nekat Gasak Kulkas Milik Paman di Taman Sidoarjo, Disembunyikan di Krian Sebelum Dijual

Komplotan Maling Gasak Barang Senilai Rp20 Juta di Sukodono Sidoarjo

Kamis, 07 Mei 2026 | 16:34 WIB
header img
Rekaman CCTV dari dalam gerai di Sukodono, Sidoarjo. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Aksi pencurian dengan modus membobol dinding seng kembali meresahkan pelaku usaha di Kabupaten Sidoarjo.

Dua gerai milik Andik Prasetiyo di wilayah Sukodono dan Gedangan menjadi sasaran komplotan maling yang diduga telah lebih dulu melakukan pengamatan sebelum beraksi. Aksi para pelaku bahkan terekam kamera CCTV.

Peristiwa pertama terjadi di gerai milik Andik di kawasan Sukodono. Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan kaos oblong, celana pendek di atas lutut, serta masker untuk menutupi wajahnya.

Andik menduga, pelaku lebih dahulu memantau kondisi gerai saat masih beroperasi sebelum akhirnya datang kembali pada dini hari untuk menjalankan aksinya. “Siang atau sebelum outlet kami tutup dia monitor dulu di dalam itu seperti apa tempatnya. Setelah dia tahu di dalamnya seperti apa, dia malamnya atau dini harinya datang,” ujar Andik Prasetiyo, Kamis (7/5).

Pelaku masuk dengan cara memotong bagian belakang maupun samping gerai yang terbuat dari seng atau spandek. Menurut Andik, aksi itu dilakukan oleh dua orang dengan peran berbeda. Satu pelaku berjaga di luar untuk mengawasi situasi sekitar, sementara satu lainnya masuk ke dalam gerai dan menggasak sejumlah barang berharga.

Pelaku juga sempat mengarahkan kamera CCTV ke sisi lain agar wajah dan aksinya tidak terekam jelas. “Temannya yang satu nunggu di luar, yang satu eksekusi di dalam dengan cara menggunting spandek dari belakang ataupun samping yang tidak kelihatan dari depan,” katanya.

Tak berselang lama, gerai milik Andik di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, kembali menjadi sasaran pencurian pada 2 Mei lalu. Andik menduga pelaku yang beraksi masih komplotan yang sama karena menggunakan modus serupa. Dalam aksi kedua itu, pelaku terlihat mengenakan hoodie dan celana pendek di atas lutut saat membobol gerai.

Akibat dua kejadian tersebut, Andik mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sejumlah barang elektronik hingga uang modal usaha raib dibawa kabur pelaku. “Kerugian kami TV, tape, uang modal sama mesin checker ya kurang lebih antara Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi membenarkan laporan pencurian yang dialami korban. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan para saksi. “Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” tandasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut