get app
inews
Aa Text
Read Next : Balita Hilang di Sungai Kalidawir, Pencarian Hari Ketiga Diperluas hingga Dam Penatarsewu

Balita Hilang di Kalidawir Ditemukan Meninggal, Terseret Arus hingga 13 Kilometer

Minggu, 12 April 2026 | 20:57 WIB
header img
Tim SAR berhasil temukan balita hanyut di Sungai Kalidawir, Tanggulangin, Sidoarjo. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Setelah lima hari pencarian tanpa henti, kabar duka akhirnya datang dari Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Gibran Septian, balita berusia 1,5 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (12/4).

Korban ditemukan sekitar pukul 11.20 WIB, jarak kurang lebih 13 kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh ke sungai. Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur tim gabungan.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (8/4) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban diketahui tidak berada di dalam rumah, sementara pihak keluarga sedang berada di depan rumah dan tidak menyadari keberadaan balita tersebut. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian hilangnya korban. Namun, petunjuk awal ditemukan dari sepasang sandal yang diduga milik korban.

Satu sandal berada di depan rumah, sedangkan sandal lainnya ditemukan di dekat aliran sungai. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh atau terbawa arus sungai di sekitar lokasi kejadian. Sejak saat itu, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Sidoarjo, Basarnas, TNI, Polri, perangkat kecamatan dan desa, relawan, hingga warga setempat langsung melakukan pencarian intensif.

Humas BPBD Damkar Sidoarjo, Yoli Wisnu, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan menyisir aliran sungai hingga memperluas area pencarian. “Selama lima hari pencarian, tim gabungan terus menyisir aliran sungai dan memperluas area pencarian. Korban akhirnya ditemukan sekitar 13 kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Yoli.

Setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi dan dibawa ke RS Pusdik Porong untuk penanganan lebih lanjut. “BPBD bersama seluruh unsur yang terlibat telah berupaya maksimal dalam proses pencarian. Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban,” tambahnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup. BPBD Sidoarjo pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam mengawasi anak-anak di sekitar aliran sungai, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut