get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Petasan Rusak Mushola di Blitar, Dua Orang Alami Luka Bakar

HP dan Ratusan Pil LL Digagalkan Masuk ke Lapas Blitar, Ini Modusnya

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:45 WIB
header img
Petugas Lapas Blitar menunjukan barang yang di selundupkan kedalam lapas. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Ancaman gangguan keamanan di Lapas Blitar semakin nyata menjelang Hari Raya Idulfitri. Setelah sebelumnya upaya penyelundupan melalui layanan kunjungan berhasil digagalkan, petugas kembali menemukan paket berisi satu unit telepon genggam dan ratusan pil LL yang diduga hendak diselundupkan melalui modus lemparan acak ke dalam area lapas, Rabu (18/03).

Temuan tersebut bermula saat tim keamanan yang terdiri dari staf Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama regu pengamanan melakukan kontrol keliling di area brandgang. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan satu bungkusan plastik hitam mencurigakan yang tergeletak di area tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, paket tersebut dibongkar dan diketahui berisi satu unit handphone serta ratusan butir pil yang diduga pil LL. Barang-barang tersebut diduga kuat merupakan hasil lemparan dari luar tembok lapas dengan tujuan untuk masuk ke dalam lingkungan hunian warga binaan.

Temuan ini menjadi bukti bahwa potensi gangguan keamanan di Lapas Blitar semakin meningkat menjelang momentum Hari Raya Idulfitri, sehingga kewaspadaan dan deteksi dini petugas terus diuji. Mendapat laporan tersebut, Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion bersama Ka. KPLP Lapas Blitar, Fathah Dien Akbar langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap temuan tersebut.

Proses pembongkaran paket dilakukan secara langsung oleh Ka. KPLP dan Kalapas sebagai bagian dari langkah verifikasi dan pengamanan barang bukti.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut