Tua Muda Larut dalam Berkah Ramadan, 7.000 Warga Terima THR di Kampung Cokelat
Pemilik Kampung Cokelat, Kholid Mustofa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan dan rasa terima kasih kepada masyarakat.“Ini adalah bentuk kecintaan kami kepada warga. Alhamdulillah, meski sudah berlangsung bertahun-tahun, momentum ini selalu ramai dan dipadati masyarakat. Artinya, kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkap Kholid.
Ia menambahkan, keberadaan Kampung Cokelat sebagai destinasi wisata tidak lepas dari dukungan masyarakat sekitar. “Obyek wisata Kampung Cokelat tanpa dukungan masyarakat tidak akan bisa berkembang hingga seperti sekarang ini. Karena itu kami ingin terus berbagi dan memberikan manfaat,” tambahnya.
Sebelum THR disalurkan, ribuan warga terlebih dahulu mengikuti pengajian dan bersama-sama melantunkan selawat. Suasana religius terasa khidmat, menciptakan kebersamaan dan memperkuat nilai spiritual dalam momentum berbagi tersebut.
Ke depan, Kholid berharap Kampung Cokelat dapat terus tumbuh dan membawa kebaikan bagi lebih banyak orang. “Dengan niat yang tulus, murni hanya untuk berbagi kebahagiaan, semoga Allah melindungi dan meridai kita semua,” harapnya.
Tradisi berbagi THR ini pun menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan menebar keberkahan di tengah masyarakat.
Editor : Aini Arifin