Setiap Hari Siapkan 1.000-1.500 Porsi, Masjid Ar-Rahman Blitar Jadi Magnet Jemaah Ramadan
Terkait jumlah porsi yang disiapkan setiap hari, Hariyanto menjelaskan jumlahnya menyesuaikan dengan perkiraan jemaah yang hadir. “Kalau hari Senin sampai Jumat itu rata-rata sekitar 1.000 porsi. Tapi kalau Sabtu dan Minggu bisa sampai 1.500 porsi. Kita sesuaikan karena biasanya yang datang lebih banyak. Dan alhamdulillah, hampir selalu habis,” katanya.
Ia menambahkan, menu makanan sengaja dibuat bervariasi setiap hari agar para jemaah tidak merasa bosan, terlebih banyak di antara mereka yang rutin datang. “Menunya kita ganti-ganti, supaya jamaah yang datang tidak bosan. Karena banyak juga yang tidak hanya sekali datang. Ada soto, rawon, dan menu lainnya,” tuturnya.
Menurut Hariyanto, seluruh kegiatan tersebut dilandasi niat untuk berbuat kebaikan dan mengharap rida Allah SWT. “Pada dasarnya kita ingin berbuat kebaikan. Dari sisi hukum agama juga jelas, dan kami mengharapkan rida Allah,” katanya.Salah satu jemaah asal Tulungagung, Ita Rahayu, mengaku senang bisa berbuka puasa bersama di Masjid Ar-Rahman. Menurutnya, suasana masjid memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tempat lain. “Yang pasti, pertama kali masuk masjid langsung ingat Masjid Nabawi di Madinah. Mungkin buka puasa bersama juga ada di tempat lain, tapi di sini beda. Suasananya sangat mirip seperti di Masjid Nabawi, jadi bikin kangen Madinah,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarjemaah lintas daerah. Setiap Ramadan, Masjid Ar-Rahman pun selalu menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin merasakan nuansa berbuka puasa dengan suasana religius yang khas.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan