get app
inews
Aa Text
Read Next : Pelajar Tabrak Pejalan Kaki di Bypass Krian Sidoarjo

Air Mata di Balik Jeruji, Napi Terorisme Nikahkan Putrinya di Lapas Porong Sidoarjo

Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:39 WIB
header img
Prosesi ijab qobul disaksikan ZJ, penuh haru. Foto: ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Masjid Nurul Fuad di Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo, Jumat (6/2), menjadi saksi momen langka yang sarat makna kemanusiaan. Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, seorang ayah bernama ZJ, warga binaan kasus terorisme, tak kuasa menahan haru saat mengantar putri tercintanya menuju jenjang pernikahan.

Kesempatan tersebut difasilitasi langsung oleh pihak Lapas sebagai bentuk pemenuhan hak sosial warga binaan sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian. Momen itu menjadi pengingat bahwa meski menjalani masa pidana, peran seorang ayah tetap memiliki ruang dalam ikatan keluarga.

Prosesi pernikahan berlangsung dengan khidmat dan pengamanan ketat. Hadir dalam acara tersebut Tim KUA Kecamatan Porong, perwakilan Densus 88, petugas Lapas, serta keluarga inti dari kedua mempelai.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa fasilitasi pernikahan keluarga warga binaan bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian dari strategi pembinaan mental dan emosional yang berkelanjutan. "Kami memfasilitasi kegiatan ini bukan hanya sebagai pemenuhan hak, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Keluarga adalah fondasi utama perubahan, sehingga warga binaan memiliki motivasi lebih kuat untuk menjalani pembinaan dengan baik,” ujar Sohibur.

Menurutnya, meskipun ZJ tengah menjalani masa hukuman, perannya sebagai seorang ayah tidak boleh terputus sepenuhnya. Dukungan dan keterlibatan keluarga justru menjadi modal penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial. “Ikatan keluarga yang tetap terjaga akan membantu warga binaan membangun kesadaran, tanggung jawab, dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat,” jelasnya.

Sohibur juga mengungkapkan bahwa selama menjalani masa pidana, ZJ menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Pernikahan putrinya ini disebut menjadi momentum penting sebelum memasuki tahapan pembinaan selanjutnya.

Dalam waktu dekat, ZJ dijadwalkan akan melaksanakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bagian dari program deradikalisasi. “Rencananya minggu depan yang bersangkutan akan melaksanakan ikrar NKRI. Ini menjadi indikator adanya perubahan sikap, pola pikir, serta komitmen untuk kembali setia kepada negara, sehingga ketika bebas nanti siap kembali dan diterima oleh masyarakat,” tandasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut