get app
inews
Aa Text
Read Next : Berjubel! Ratusan Warga Tanggulangin Sidoarjo Rela Antre Demi Sembako Murah

Upgrade Ilmu, Tenaga Medis dan Paramedis Lakukan Simulasi Memadamkan Api

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:25 WIB
header img
Seorang bidan rumah sakit berlatih memadamkan api dengan karung goni basah, agar kebakaran tidak semakin membesar. Foto:ist.

Sejumlah tenaga medis dan paramedis mendapatkan pelatihan penanganan kegawatdaruratan jantung pada pasien. Foto:ist.

Petugas PMK berharap, selain berguna di tempat kerja, ilmu terkait pemadaman api sederhana, juga bisa diajarkan kepada keluarga, agar tidak panik saat melihat kebakaran. “Seringkali saat melihat api, orang panik dan hanya berteriak tapi tanpa melakukan tindakan apa-apa. Diharapkan setelah ini, semua peserta pelatihan bisa menularkan ilmu pemadaman api sederhana kepada keluarganya, dengan peralatan yang ada di sekitar rumah,” terang Totok, salah satu instruktur dari PMK.

“Juga jangan lupa menghubungi PMK untuk penanganan pemadaman api lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, direktur RSU Assakinah Medika Sidoarjo, dokter Adhi Candra Qomaruzzaman mengatakan kegiatan kewaspadaan bencana dan pelatihan penanganan kegawatdaruratan tersebut adalah in house training, untuk meningkatkan kemampuan para pegawai di lingkungan rumah sakit.

Semua pegawai dari unsur medis dan non medis diharapkan bisa meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill sesuai bidangnya masing-masing. “kegiatan in house training ini rutin kita lakukan untuk meningkatkan profesionalitas pegawai dan tenaga medis,” ujar Candra.

Pada bulan Januari yang identik dengan bulan K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pelatihan serta simulasi kegawatdaruratan dan bencana, difokuskan pada hal yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja. “Selain mengutamakan keselamatan pasien, para pegawai rumah sakit terutama tenaga medis dan paramedis, harus bisa melindungi keselamatan dirinya saat bekerja. Terutama mengerti bagaimana cara mengantisipasi dan menangani resiko dalam pekerjaannya,” imbuh dokter Candra.

Kegiatan in house training tersebut dilakukan pada tanggal 14, 21, dan 28 Januari, 2026. Seluruh pegawai rumah sakit dari unsur medis dan non-medis akan mendapatkan pengetahuan dan pelatihan penanganan kegawatdaruratan serta kewaspadaan bencana. Upgrade ilmu dan keterampilan tersebut diharapkan bisa menjadi bekal para pegawai di rumah sakit, untuk bisa melayani masyakarat dengan semaksimal mungkin.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut