Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Berawal dari Chat Mesra di Aplikasi Online Remaja 17 Tahun di Blitar Jadi Korban Pemerasan
Advertisement . Scroll to see content

Aliansi Anti Mafia Tanah Jawa Timur, Tolak Eksekusi Lahan Tambak Oso

Rabu, 18 Juni 2025 | 20:28 WIB
  • author Nanang Ichwan
Aliansi Anti Mafia Tanah Jawa Timur, Tolak Eksekusi Lahan Tambak Oso
Warga menolak eksekusi dengan memblokade jalan menuju lahan sengketa dan bakar ban. Rabu (18/6/2025).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id- Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, hadir untuk mendamaikan ribuan massa. Ini terkait, upaya eksekusi lahan di Jalan Gajah Putih, Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Aliansi Anti Mafia Tanah Jawa Timur dan 1000 massa, menggelar aksi hadang atas rencana eksekusi lahan tersebut. Artinya menolak eksekusi.

Koordinator Aksi didampingi Kuasa Hukum termohon, Andi Fajar Yulianto, SH, MH menuturkan, pihaknya bersama ribuan massa ini, ingin mempertahankan tanahnya nyaris terlibat bentrok. "Namun, disini aksi saling dorong antara petugas keamanan dan massa mengiringi proses pengosongan lahan tersebut. Kericuhan terjadi saat juru sita Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo datang," jelasnya, Rabu (18/06/2025).

Salah satu massa aksi, Hartono mengatakan, pihaknya bersama ribuan massa lainnya berkumpul untuk menghadang rencana eksekusi lahan yang akan dilakukan oleh PN Sidoarjo. "Kami sudah berkumpul sejak pagi tadi. Teman-teman hanya ingin mempertahankan tanah miliknya," jelasnya.

Untuk menghalau dan bentuk protes mereka terhadap penegakkan hukum yang tidak adil bagi mereka. Ribuan massa membakar ban bekas dan menimbulkan asap hitam pekat membumbung ke atas. Sejumlah banner terpampang memenuhi pagar yang berada di depan lahan. 'Tolak Eksekusi Tanah Tambakoso, 'Selamatkan Kami dari Korban Permainan Mafia Tanah, Brantas Mafia Tanah, Tolak Eksekusi Usut Tuntas Mafia Tanah'.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut