Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wartawan Blitar Raya Kenakan Pakaian Hitam, Simbol Duka dan Kekecewaan atas Pelabelan Londo Ireng
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Akademi Gelar Aksi Damai, Kecam Krisis Etika Moral Pemimpin

Senin, 05 Februari 2024 | 15:21 WIB
  • author Avirista Midaada
Puluhan Akademi Gelar Aksi Damai, Kecam Krisis Etika Moral Pemimpin
Puluhan akademisi dan gabungan masyarakat Malang Raya mengecam minimnya moral dan etika yang diberikan oleh pemimpin negara, Senin (5/2/2024). (Foto: Avirista Midaada).

Menurutnya, lembaga-lembaga negara formal yang menjadi kontrol, DPR, DPRD, juga menjadi hal yang sama, sehingga pergerakannya didasari seruan moral. Apalagi, lanjut dia etika moral menjadi landasan pada perundang-undangan Tap MPR RI No.VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa, telah tegas menyatakan kita mengalami kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa.

"Indonesia krisis keteladanan, krisis etika, krisis hukum dan krisis multidimensi. Etika merupakan basis fundamental dalam proses terbentuknya suatu bangsa dan merupakan suasana kerohanian bagi bangsa dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan, runtuhnya etika berbangsa, maka akan membawa akibat pada runtuhnya bangsa tersebut," ucapnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Widyagama Malang ini menambahkan, bila etika dalam kehidupan berbangsa mengedepankan kejujuran, amanah, keteladanan, sportivitas, disiplin, etos kerja, kemandirian, sikap toleransi, rasa malu, tanggung jawab, menjaga kehormatan serta martabat diri sebagai warga bangsa.

"Telah terjadi gejala kemunduran dalam pelaksanaan etika kehidupan berbangsa, yang tampak dari gejala praktik penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan," ucapnya.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut