Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Bulan, Perceraian di Sidoarjo Tembus 2.640 Kasus, Faktor Ekonomi dan KDRT Jadi Pemicu Utama
Advertisement . Scroll to see content

Gempar! Seorang Istri Di Malang Alami KDRT hingga Tewas

Kamis, 25 Januari 2024 | 15:48 WIB
  • author Avirista Midaada/Himas
Gempar! Seorang Istri Di Malang Alami KDRT hingga Tewas
Lokasi rumah diduga istri tewas diduga diracun suaminya di Malang (Foto: iNews/Avirista Midaada)

MALANG, iNewsSidoarjo.id - Berita mengenai kematian istri yang diduga disebabkan racun oleh suaminya menyentak warga Perumahan Bumi Mondoroko Raya (BMR) Blok G01 Nomor 32, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada hari Kamis (25/1/2024).

Saat ini, rumah korban telah dilaporkan dengan garis polisi. Menurut pemantauan dari iNews, rumah tersebut kini kosong karena seluruh penghuninya tidak berada di tempat. Pelaku yang diketahui bernama DMM (40) diduga terlibat dalam peristiwa ini, sedangkan korban adalah DS (40). Seorang tetangga korban, Dewi, membenarkan informasi mengenai dugaan keracunan yang diduga dilakukan oleh suami korban, yang berinisial DMM.

Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada hari Rabu (24/1/2024) sekitar pukul 13.00 WIB di alamat rumah Perumahan Bumi Mondoroko Raya Blok G01 Nomor 32 RT 4 RW 15, Desa Watugede. "Kemarin itu kan dengar ada tengkar cekcok, saya kira kalau rumah tangga kan tengkar biasa.

Kemudian jam setengah 10.00an itu anaknya yang kecil minta air minum ke saya, saya tapi nggak ngeh (sadar)," ucap Dewi, ditemui di lokasi, Kamis pagi (25/1/2024), DIkutip dari iNews.id.

Berikutnya, karena kekurangan pasokan air minum, anak tersebut meminta bantuan kepada seorang tetangga bernama Pak Edi. Namun, karena penduduk setempat menganggap permintaan tersebut hanyalah lelucon dan tidak memahami maksud sebenarnya, permohonan tersebut diabaikan.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut