Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Pekat Diduga Bocor, Satpol PP Sidoarjo Tetap Amankan Miras dan LC, Mimik: Sikat Habis!
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Demi Biaya Kampanye Caleg Rela Jual Ginjal, Ini Estimasi Biaya Pencalonan!

Selasa, 16 Januari 2024 | 20:15 WIB
  • author Riski Amirul/Himas
Viral! Demi Biaya Kampanye Caleg Rela Jual Ginjal, Ini Estimasi Biaya Pencalonan!
Erfin Dewi Sudanto, Caleg Viral Jual Ginjal Untuk Kampanye

BONDOWOSO, iNewsSidoarjo.id - Viral, seorang Calon Legislatif (Caleg) di Bondowoso mengumumkan keputusannya untuk menjual ginjalnya guna mendanai pemenangannya dan kegiatan kampanye.

Sebagai bukti kesungguhannya, caleg tersebut membuat surat pernyataan yang telah diberi materai dan ditandatangani. Belum banyak yang mengetahui berapa besar biaya yang diperlukan untuk mengikuti kontestasi pemilihan legislatif di tingkat Kabupaten.

Beberapa sumber di kalangan legislatif menyatakan bahwa untuk bisa berhasil meraih kursi DPRD, setidaknya dibutuhkan biaya sekitar Rp. 300 Juta.

"Ya memang di kisaran itu, tapi semua tergantung strategi masing - masing," ungkap Samsul Tahar, salah seorang anggota DPRD Bondowoso periode 2019-2024.

Namun, apabila strategi yang diterapkan kepada masyarakat lebih baik dan efektif biaya yang dibutuhkan tentu tidak sebesar itu.

Di Kabupaten Bondowoso sendiri, tercatat total 607.928 DPT (Daftar Pemilih Tetap), dengan rincian 293.790 laki-laki dan 314.138 perempuan.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Erfin Dewi Sudanto, warga Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, menyatakan kesiapannya untuk menjual ginjalnya guna mendanai pemenangannya dan kampanye ke masyarakat.

Hal ini dilakukan karena ia mengalami keterbatasan biaya untuk dapat mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen.

Mengikuti kontestasi politik memang telah menjadi kebiasaan umum, dengan biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut