Oknum Petugas Lapas Kelas II B Blitar Diduga Terlibat Jual Beli Sel Khusus, Tarif Capai Rp100 Juta

Adi Hidayat
Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi, saat memberikan keterangan kepada wartawan. Selasa, (28/4/2026).

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng institusi pemasyarakatan. Tiga oknum petugas di Lapas Kelas II B Blitar diduga terlibat dalam praktik jual beli kamar sel khusus dengan tarif fantastis, mencapai Rp100 juta per narapidana.

Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi, membenarkan adanya dugaan tersebut. Ia menyebut ketiga oknum berinisial AK, RG, dan W kini telah dipindahkan ke Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Benar, ada tiga petugas yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Kanwil. Kami tindaklanjuti setelah adanya laporan dari warga binaan,” ujar Iswandi. Selada, (28/4/2026).

Kasus ini terungkap setelah tiga narapidana melaporkan dugaan praktik pungli tersebut kepada Kalapas yang baru. Dari hasil penyelidikan internal, ketiga oknum diduga menawarkan fasilitas sel khusus dengan harga awal Rp100 juta.“Setelah dilakukan pendalaman, memang ada indikasi penawaran sel khusus dengan nominal tinggi. Bahkan dari informasi yang kami terima, terjadi negosiasi hingga masing-masing narapidana membayar sekitar Rp60 juta,” jelasnya.

Para narapidana yang membayar sejumlah uang tersebut dijanjikan mendapatkan kamar khusus selama menjalani masa pidana. Praktik ini diduga berlangsung pada akhir tahun 2025. Lebih lanjut, Iswandi mengungkapkan bahwa salah satu oknum merupakan pejabat yang menjabat sebagai kepala keamanan lapas, sementara dua lainnya adalah petugas sipir. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran, apalagi yang mencederai integritas institusi. Proses pemeriksaan akan berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network