Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena dapat memanfaatkan ketersediaan TD dari KA-KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun. Tohari menyebut, hingga saat ini arus kedatangan masih terpantau tinggi. Jumlah kedatangan paling tinggi terjadi pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran dengan jumlah 15.131 penumpang.
Sedangkan, jumlah keberangkatan paling tinggi terjadi pada H2 Lebaran dengan jumlah 16.307 penumpang. Dengan demikian sepanjang masa angkutan Lebaran 2026 yang dimulai dari tanggal 11 Maret hingga 23 Maret 2026 secara akumulasi telah melayani total sebanyak 109.129 penumpang naik atau keberangkatan dan 161.703 penumpang turun atau kedatangan.
Tohari turut mengingatkan kepada penumpang untuk memastikan lagi jadwal keberangkatan KA dan mengatur waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun agar tidak terlalu mepet dan tidak terburu-buru, sehingga perjalanan mudik tetap nyaman. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau kembali untuk segera melakukan pemesanan tiket balik agar tidak kehabisan.
Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal mitra kerjasama resmi lainnya. “Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Persambungan sebagai opsi untuk mendapatkan alternatif kereta api menuju relasi yang diinginkan,” tutup Tohari.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
