Kopi Robusta Blitar Raih Pengakuan Nasional di WE Kopi Kolaborasi Season 6

Yoyok Agusta
Ahrian Festyananda, pelaku usaha sekaligus prosesor kopi saat berada di kebun kopi. (Foto:ist)

BLITAR, iNewsSidoarjo.id– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelaku kopi asal Kota Blitar. Ahrian Festyananda, pelaku usaha sekaligus prosesor kopi, resmi meraih juara kedua kategori Robusta dalam ajang Indonesia Green Coffee Competition 2026 yang digelar dalam rangkaian WE Kopi Kolaborasi Season 6.

Ahrian yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kopi Blitar Raya tersebut meraih skor 82,80 melalui kopi Robusta Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang diolah menggunakan metode honey anaerobic. “Alhamdulillah, ini menjadi hasil dari proses panjang mulai dari pendampingan petani, pengolahan pascapanen, hingga konsistensi menjaga mutu. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh petani kopi Blitar,” ujar Ahrian, Minggu, (8/2/2026).

Indonesia Green Coffee Competition sendiri merupakan ajang seleksi kualitas green bean berskala nasional yang menerapkan sistem penilaian berstandar Specialty Coffee Association (SCA). Proses penilaian dilakukan secara ketat melalui tahapan seleksi administrasi, roasting terstandar, hingga cupping secara blind sample.

Dari ratusan pendaftar yang berasal dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia, hanya 73 peserta yang berhasil lolos ke tahap penjurian akhir. Seluruh sampel kopi kemudian dinilai oleh panel juri nasional dan internasional dari sejumlah negara di Asia.

Kopi Robusta Selorejo yang diikutsertakan Ahrian dinilai memiliki karakter rasa yang bersih, seimbang, dan konsisten, sehingga mampu bersaing dengan kopi dari daerah penghasil lainnya. “Karakter clean cup dan balance dari Robusta Selorejo menjadi nilai utama. Ini membuktikan bahwa Robusta juga bisa tampil unggul jika dikelola dengan serius,” kata Ahrian.

Keberhasilan tersebut dinilai turut memperkuat posisi Blitar sebagai salah satu daerah penghasil kopi Robusta berkualitas di Jawa Timur, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha kopi lokal. Selain aktif sebagai pelaku usaha, Ahrian juga dikenal aktif dalam pembinaan petani dan komunitas kopi, mulai dari pendampingan pascapanen, peningkatan mutu, hingga pengembangan sumber daya manusia di sektor kopi.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi pelaku kopi daerah lainnya. “Mudah-mudahan prestasi ini bisa mendorong pengembangan kopi Blitar secara berkelanjutan dan membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya di tingkat nasional,” pungkasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network