SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Aksi kejahatan dengan modus berpura-pura meminta bantuan kembali meresahkan warga Sidoarjo. Kali ini, seorang perempuan muda harus merelakan sepeda motor kesayangannya raib setelah dibawa kabur oleh orang yang baru dikenalnya.
Korban adalah Arline Diyantita Lestari, 19 tahun, warga Bebekan Selatan, Kecamatan Taman. Ia menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi pada Kamis (29/1) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa itu bermula saat Arline menjemput ibunya di Pasar Sepanjang.
Di lokasi tersebut, korban didatangi seorang pria tak dikenal yang meminta tolong untuk diantar ke wilayah Ngelom, Kecamatan Taman, dengan alasan hendak menemui temannya. Merasa iba, korban pun mengabulkan permintaan tersebut. Namun, setibanya di depan Warung Kopi Tretan, Kelurahan Ngelom, pelaku meminta korban turun dengan alasan akan menjemput teman lain yang lokasinya tidak jauh. Korban menunggu cukup lama di lokasi.
Sayangnya, pelaku tak kunjung kembali. Saat itulah korban menyadari sepeda motor miliknya telah dibawa kabur. Adapun kendaraan yang hilang yakni Honda Beat tahun 2022 warna hitam dengan nomor polisi W 6373 NDK.
Kanit Reskrim Polsek Taman AKP Hajir Sujalmo membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban dan kini tengah melakukan penyelidikan intensif. “Benar, kami telah menerima laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku,” ujar AKP Hajir Sujalmo, Senin (2/2).
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 10 juta. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, terutama saat dimintai bantuan oleh orang yang belum dikenal. “Modus seperti ini kerap terjadi. Kami mengingatkan warga agar tidak mudah percaya dan selalu mengutamakan keselamatan diri,” tegasnya.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
