Ricuh Eksekusi Tembok Mutiara Regency Sidoarjo, Warga Terluka dan Ancam Lapor Polisi

Nanang Ichwan
Kericuhan terjadi antar warga perumahan karena menolak akses jalan. Foto:ist.

Sementara itu, kisah lebih pilu dialami Bagus, warga Mutiara Regency yang tinggal di blok A1-36. Rumahnya berada tepat di sudut perumahan dan paling terdampak langsung akibat pembongkaran tembok.

Ia mengaku menjadi korban kekerasan fisik saat mencoba meminta dialog sebelum eksekusi dilakukan. “Maksud saya itu hanya minta dialog dulu, menahan aparat supaya bisa bicara baik-baik. Tapi yang terjadi di lapangan apa? Saya malah diseret, dituduh provokator, dilakukan secara anarkis, pemukulan,” keluh Bagus.

Bagus juga menyoroti keterlibatan warga dari luar perumahan yang diduga ikut melakukan kekerasan terhadap dirinya. Hal tersebut membuatnya menduga adanya skenario tertentu dalam proses eksekusi. “Ada warga namanya Pak Samsul, guru ngaji di kampung belakang, ikut eksekusi mukul saya. Berarti kan ini terjadi sesuatu yang diskenariokan,” ujarnya.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Bagus memastikan akan menempuh jalur hukum. Ia berencana melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya kepada pihak kepolisian. “Pasti hari ini juga saya akan melakukan laporan,” tegasnya.

Meski mendapat perlawanan sengit dari warga, termasuk aksi memarkirkan mobil untuk menghalangi akses alat berat, petugas akhirnya tetap berhasil merobohkan tembok pembatas yang menjadi sumber konflik tersebut.

Editor : Aini Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network