Tujuh Sapi Warga Nganjuk Mati Mendadak Diduga Diracun, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Johnarief
Warga Nganjuk tunjukan kandang tempat sapi mati mendadak. Foto:ist.

NGANJUK, iNews.Sidoarjo.id - Sebanyak tujuh ekor sapi milik warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mati secara mendadak. Kematian ternak tersebut diduga akibat peracunan, setelah sapi memakan rumput dan minum air yang tercemar zat berbahaya.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (9/1/2026) dan menimbulkan keresahan warga. Tujuh sapi yang mati masing-masing milik Farikah sebanyak empat ekor, Ikram satu ekor, Mitoyo satu ekor, dan Soim satu ekor. Seluruh pemilik merupakan warga setempat. Peristiwa bermula ketika warga melihat seorang pria, warga desa setempat, kerap berada di sekitar kandang sapi.

Tidak lama kemudian, sejumlah sapi mendadak mengamuk, mengalami kejang-kejang, mata melotot, lalu ambruk dan mati. Salah satu pemilik sapi sempat menyembelih ternaknya dengan harapan masih dapat dijual ke jagal. Namun saat hendak menjual sapi melalui perantara atau blantik, orang yang datang justru orang yang sebelumnya terlihat berada di sekitar kandang.

Karena kondisi sapi sudah disembelih, ternak tersebut akhirnya dijual dengan harga jauh di bawah pasaran, sehingga kecurigaan warga semakin menguat.

Editor : Aini Arifin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network