Truk Angkut Telur Kabur Usai Serempet Pemotor di Blitar, Alasan Sopir Dikejar Waktu Pengiriman

Yoyok Agusta
Sopir Truk pelaku tabrak lari saat diamankan Polres Blitar. Foto: ist.

BLITAR, iNewsSidoarjo.id - Aksi tabrak lari terjadi di simpang empat Kendalrejo, Kabupaten Blitar. Insiden kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sebuah truk pengangkut telur dan sepeda motor yang melintas di persimpangan tersebut.

Peristiwa itu terekam jelas kamera CCTV milik Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar. Dalam rekaman CCTV, terlihat sopir truk tetap melaju kencang meski kendaraannya telah menyerempet sepeda motor dari belakang. Akibat benturan tersebut, pengendara motor sempat terpental dan terjatuh di tengah jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, Ipda Juli Hartanto, membenarkan peristiwa tabrak lari tersebut. Ia menyebut, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan sopir truk bernomor polisi AG 8788 RX yang dikemudikan RB (inisial), warga Kabupaten Kediri. “Benar, sopir truk yang melarikan diri setelah menabrak pengendara sepeda motor berboncengan telah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Ipda Juli Hartanto, Sabtu (03/01/2026).

Meski sempat kabur usai kejadian, sopir truk akhirnya berhasil diamankan oleh petugas Satlantas Polres Blitar saat menjenguk korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Blitar. “Sopir diamankan saat menjenguk korban di rumah sakit. Saat ini masih kami mintai keterangan lebih lanjut,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat truk bermuatan telur yang dikemudikan RB melaju dari arah barat menuju timur. Saat melintasi lampu merah simpang empat Kendalrejo, truk melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan bagian belakang kendaraan menyenggol sepeda motor yang dikendarai CW, yang saat itu berboncengan dengan CKT.

Akibat senggolan tersebut, kedua korban terjatuh dan mengalami luka-luka. Korban laki-laki dan perempuan itu kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar untuk mendapatkan perawatan medis. “Kedua korban mengalami luka ringan, telah mendapatkan perawatan medis, dan diperbolehkan pulang karena tidak mengalami luka serius,” jelas Ipda Juli Hartanto.

Terkait alasan sopir truk sempat melarikan diri, polisi menyebut yang bersangkutan mengaku dikejar waktu pengiriman muatan telur. Sopir tetap melaju meski telah terjadi kecelakaan. “Pengakuannya, sopir terburu-buru mengirim muatan telur. Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan setelah pemeriksaan selesai,” pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network