Sedangkan Kuala Lumpur dan Singapura, menjadi tujuan mayoritas penerbangan internasional “Selama periode posko ini, jumlah penumpang masih didominasi penerbangan untuk rute domestik. Pergerakan penumpang didominasi oleh rute Jakarta (CGK) dengan jumlah sebanyak 128.478 penumpang, disusul Denpasar (DPS) dengan 73.087 penumpang, serta Makassar (UPG) sebanyak 53.554 penumpang.
Sedangkan Kemudian pada rute internasional, jumlah penumpang didominasi rute Kuala Lumpur (KUL) tercatat melayani 35.168 penumpang dan Singapura (SIN) dengan total 30.145 penumpang selama periode tersebut,” ujar Tohir.
Secara kumulatif, sejak 15 hingga 30 Desember 2025, Bandara Internasional Juanda melayani sekitar 671.093 penumpang. Sebanyak 558.102 penumpang domestik dan 112.991 penumpang internasional. Sedangkan untuk pergerakan pesawat tercatat sebanyak 4.595 penerbangan, yang terbagi 3.973 flight domestik dan 622 flight internasional, selama periode posko berlangsung.
Tohir menjelaskan bahwa sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah menambah penerbangan. “Tercatat jumlah penambahan penerbangan sejak 15 – 30 Desember 2025 sebanyak 145 flight. Adapun rinciannya yaitu Denpasar (DPS) 75 flight, Jakarta (CGK) 25 flight, Banjarmasin (BDJ) sebanyak 14 flight, Pekanbaru (PKU) 12 flight, Palembang (PLM) 10 flight, Jakarta (HLP) 8 flight dan Lombok (LOP) 4 flight. Sedangkan untuk maskapai yang mengajukan extra flight tersebut antara lain Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia,” lanjut Tohir.
Lebih lanjut, otoritas bandara Juanda menghimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan terbang melalui Bandara Internasional Juanda untuk datang lebih awal khususnya pada jam-jam sibuk. “Kami menghimbau penumpang agar tiba lebih awal di bandara untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat faktor cuaca maupun kepadatan lalu lintas penerbangan, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar dan penumpang tidak tertinggal pesawat,” ucapnya.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
