Warga Geger, Lansia Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumahnya Kramat Jegu Sidoarjo

Nanang Ichwan
Proses evakuasi jenazah lansia tewas membusuk di dalam kamar. Foto: ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Warga Perum Pejaya Anugrah, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, mendadak heboh pada Minggu (16/10) pagi.

Bau busuk menyengat yang sejak dua hari terakhir tercium warga akhirnya menguak fakta mengerikan, seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membengkak di dalam kamar rumahnya.

Korban diketahui bernama Iskan, 69, penghuni Blok E 21 yang tinggal seorang diri. Warga sekitar yang curiga dengan aroma tak lazim itu langsung melaporkan ke Polsek Taman.

Fajar, 48, salah satu warga yang pertama kali menyadari kejanggalan tersebut, mengungkapkan bahwa korban sudah tidak terlihat beraktivitas sejak dua hari terakhir. “Biasanya beliau keluar rumah atau menyapa tetangga. Tapi dua hari ini tidak kelihatan sama sekali. Rumahnya juga tertutup terus,” ujarnya.

Menurut warga lainnya, Ramli, korban sempat mengeluh sakit sebelum akhirnya tidak terlihat lagi. “Waktu hari Kamis, beliau bilang sakit lambung dan merasa tidak enak badan. Setelah itu tidak keluar rumah lagi,” ucapnya.

Petugas Unit Reskrim Polsek Taman bersama warga akhirnya masuk ke rumah korban yang terkunci dari dalam. Saat pintu berhasil dibuka, mereka menemukan Iskan sudah dalam kondisi tak bernyawa di atas ranjang, tubuhnya membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di kamar, polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga digunakan korban untuk mengatasi penyakit yang dideritanya.

Panit Reskrim Polsek Taman Ipda Andri Tri Sasongko, menyampaikan bahwa dugaan sementara korban meninggal akibat sakit. "Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena sakit. Di kamar ditemukan beberapa obat-obatan,” terangnya.

Unit Reskrim Polsek Taman bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Sidoarjo telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti.

Jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” tegasnya.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network