Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMA Progresif Bumi Shalawat Buka Pintu Dunia untuk Santri, Resmi Gandeng IFI Ajarkan Bahasa Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Diduga Banyak Kehilangan Pasukan Darat di Ukraina

Minggu, 15 Mei 2022 | 16:36 WIB
  • author Ahmad Islamy Jamil
Rusia Diduga Banyak Kehilangan Pasukan Darat di Ukraina
Tentara Rusia sedang bergerak menuju lokasi latihan militer, beberapa waktu lalu (ilustrasi). (Foto: Reuters)

LONDON, iNewsSidoarjo.id-Negara Rusia diduga kehilangan sekitar sepertiga dari pasukan darat yang dikerahkannya ke Ukraina untuk melakukan operasi khusus.

Serangan Moskow di wilayah Donbas pun dinilai telah kehilangan momentumnya dan meleset jauh dari yang dijadwalkan.

“Meskipun ada kemajuan awal skala kecil, Rusia gagal mencapai keuntungan teritorial substansial selama sebulan terakhir, sementara pada saat yang sama mempertahankan tingkat gesekan yang tinggi secara konsisten,” ungkap Kementerian Pertahanan Inggris dengan mengutip intelijennya, di Twitter, Minggu (15/5/2022).

"Rusia sekarang mungkin menderita kerugian sepertiga dari kekuatan tempur darat yang dikerahkan pada Februari,” kata instansi itu lagi.

Menurut Inggris, Rusia tidak mungkin dapat mempercepat laju kemajuan serangannya secara dramatis selama 30 hari ke depan.

Sejak agresi militer Rusia pada 24 Februari lalu, tentara Ukraina mampu memaksa para komandan tempur Rusia untuk meninggalkan Ibu Kota Kiev.

Militer Ukraina juga membuat kemajuan pesat di timur laut negeri itu, dan mengusir pasukan Moskow dari Kharkiv, kota terbesar kedua di negara tetangga Rusia itu.

Serangan balasan Ukraina juga berlangsung di dekat Kota Izium yang dikuasai Rusia. Namun, pada Minggu (15/5/2022) ini, pasukan Rusia dilaporkan bergerak maju ke tempat lain di wilayah Donbas—yang menjadi panggung utama perang kedua negara bekas Uni Soviet itu selama sebulan terakhir. inewssidoarjo

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut