Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buron Kasus Pengerusakan, Akhirnya Ditangkap Kejari Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak

Kamis, 05 November 2026 | 14:56 WIB
  • author Hidayat Adi
Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak
Mentan RI Andi Amran Sulaiman saat memberikan telur kepada salah satu warga. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id--Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespons langsung kebutuhan petani dan peternak dengan menginstruksikan sejumlah tindak lanjut konkret, mulai dari pengembangan jagung seluas 500 hektare hingga pemenuhan pasokan jagung SPHP bagi koperasi peternak di Blitar, Magetan dan Lamongan. Dalam dialog bersama peternak dan petani jagung di Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026), Mentan Amran bahkan menyetujui langsung permintaan tersebut di atas secarik kertas untuk segera ditindaklanjuti jajarannya.

Salah satu permintaan disampaikan Nur Syamsudin, peternak asal Blitar yang mengembangkan usaha di Kalimantan Tengah. Ia menyatakan kesanggupannya mengembangkan lahan jagung bersama petani setempat seluas 500 hektare. “Kalau 500 hektare mampulah,” ujar Nur saat ditanya Mentan Amran mengenai kapasitas pengembangan lahan.

Mentan Amran langsung meminta agar komitmen tersebut dicatat dan dikoordinasikan dengan jajaran terkait. Pengembangan jagung ini menjadi bagian dari sistem yang menghubungkan petani jagung, koperasi, dan peternak dalam satu ekosistem usaha. “Petani jagung dengan peternak satu kesatuan membentuk koperasi. Diberikan benih gratis dari pemerintah, setelah tumbuh juga pompa dengan alsintan, sesuai kemampuan APBN kita,” jelas Mentan Amran.

Melalui skema tersebut, hasil panen akan diserap koperasi. Jika produksi berlebih, Bulog dapat membeli dan menyimpannya sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan peternak saat pasokan terbatas.

Mekanisme ini diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku pakan. “Setelah dibeli, ada berlebih lagi produksinya, itu dibeli oleh pemerintah, Bulog. Tetapi koperasi itu yang menitip, itu yang bisa mengambil kembali pada bulan September, Oktober, November, Desember,” katanya.

Selain pengembangan lahan, Mentan Amran juga merespons permintaan jagung SPHP sebanyak 50 ton dari Koperasi Koderma di Magetan. Ia langsung menginstruksikan jajaran terkait agar kebutuhan tersebut segera dilayani. “Magetan ya, Mas? Ini koperasi apa namanya, Koderma. Layani 50 ton jagung hari ini,” tegasnya.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut