Dikepung Belasan Pemuda, Dua Remaja Diserang di Sukodono Sidoarjo, Motor Ikut Raib
SIDOARJO - Niat pulang setelah nongkrong, dua remaja justru menjadi korban penyerangan sekelompok pemuda di Jalan Raya Sukodono, Sidoarjo. Keduanya dikepung rombongan beranggotakan lebih dari 10 orang hingga mengalami luka-luka. Tak berhenti di situ, sepeda motor milik korban juga dibawa kabur salah seorang pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi di dekat Kantor Kecamatan Sukodono pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. Kedua korban yang berboncengan itu diserang saat melintas di jalan tersebut.
Kapolsek Sukodono AKP Iqbal Satya Bimantara membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Polisi akan menindaklanjuti laporan untuk mengungkap pelaku penyerangan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). "Benar, saat ini masih akan ditindaklanjuti soal laporan tersebut," ujar Iqbal, Senin (2/11/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika kedua korban dalam perjalanan pulang setelah nongkrong. Saat melintas di Jalan Raya Sukodono, mereka berpapasan dengan rombongan pemuda yang mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara.
Merasa terancam, korban sempat berusaha memutar balik kendaraannya. Namun, sebelum upaya itu dilakukan, rombongan tersebut tiba-tiba mengepung mereka.
Penyerangan itu mengakibatkan salah seorang korban mengalami luka sayatan senjata tajam (sajam). Sementara itu, korban lainnya mengalami memar setelah terkena lemparan potongan paving.
Dalam kondisi ketakutan, keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan mencari tempat persembunyian. Mereka meninggalkan sepeda motor bernopol W 3694 NHN di lokasi kejadian.
Nahas, motor tersebut justru menjadi sasaran pencurian. Salah seorang anggota kelompok penyerang membawa kabur kendaraan yang kuncinya masih menancap.
Kanitreskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pencurian sepeda motor tersebut.
Sementara itu, penanganan laporan dugaan kekerasan terhadap kedua korban masih dikoordinasikan dengan unit terkait di Polresta Sidoarjo. "Kalau yang aksi kekerasan kabarnya dilaporkan ke PPA Polresta Sidoarjo. Kami masih mendalami dan mencari saksi lainnya," ujarnya.
Polisi masih mendalami kejadian tersebut dan mencari saksi tambahan untuk membantu mengungkap identitas para pelaku.
Editor: Hidayat Adi