Korsleting Diduga Picu Kebakaran Gudang Mesin Printing di Sidoarjo, Kerugian Rp800 Juta
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Puluhan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tak mampu membendung kobaran api yang melalap gudang mesin printing di PT Catur Sejahtera, pabrik tas berbahan spunbond di Jalan Satria 2, Kelurahan Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Senin (26/10/2026) siang.
Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp800 juta.
Meski api sempat membesar dan merambat ke sejumlah unit mesin, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran (PMK) Kabupaten Sidoarjo mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk menjinakkan api.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran di area pabrik tersebut.
Anggota Polsek Taman kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan petugas PMK Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, kebakaran bermula saat operator mesin printing bekerja bersama dua rekannya. Sekitar pukul 10.30 WIB, aliran listrik di perusahaan tersebut sempat padam sebelum kembali menyala.
Sekitar 30 menit kemudian, api muncul dari unit ketiga mesin printing yang digunakan untuk mencetak warna merah. Kobaran api kemudian merambat ke unit mesin lainnya hingga membesar.
Para karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan sekitar 40 APAR. Namun, upaya tersebut belum berhasil mengendalikan kobaran api. Petugas keamanan akhirnya menghubungi Polsek Taman untuk meminta bantuan. Polisi kemudian berkoordinasi dengan PMK Kabupaten Sidoarjo.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. "Dari laporan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada unit ketiga mesin printing. Namun, penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut," ujar Bagus. Setelah proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif.
Polisi juga mengimbau pengelola perusahaan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penggunaan mesin produksi.
Pemeriksaan peralatan secara berkala serta kesiapan sarana pemadam kebakaran dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Terlebih, aktivitas produksi yang melibatkan mesin dan instalasi listrik memiliki potensi risiko kebakaran apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Editor: Hidayat Adi