Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasasi Bebas, Mantan Kadis P2CKTR Sidoarjo Agoes Boedi Lolos dari Jerat Kasus Rusunawa Rp9,75 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Tabrak Lari di Trosobo Taman Sidoarjo, Perempuan 59 Tahun Meninggal Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:31 WIB
  • author Nanang Ichwan
Diduga Tabrak Lari di Trosobo Taman Sidoarjo, Perempuan 59 Tahun Meninggal Dunia
Korban dugaan tabrak lari sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya meninggal karena luka parah di kepala. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Jalan Raya Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, kembali memakan korban jiwa. Seorang perempuan berusia 59 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya diduga ditabrak kendaraan lain dari belakang, Minggu (18/10/2026) pagi. Ironisnya, kendaraan yang diduga menabrak korban justru meninggalkan lokasi kejadian.

Kecelakaan yang diduga merupakan tabrak lari itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, tepat di depan Kantor Balai Desa Trosobo. Korban bernama Ngatemi, warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat cedera kepala berat yang dialaminya.

Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 5377 NHB, Amas Stasia Cicilia, 33, warga Desa Kramatjegu, Kecamatan Taman, mengalami luka robek pada bagian dahi.

Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor dan kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan informasi awal, sepeda motor yang dikendarai Amas melaju dari arah barat ke timur. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain yang belum diketahui jenis maupun nomor polisinya. "Kendaraan yang diduga menabrak korban dari belakang itu meninggalkan lokasi kejadian setelah insiden berlangsung," ujarnya.

Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah menjalani perawatan, Ngatemi akhirnya meninggal dunia. Sementara itu, Amas masih mendapatkan penanganan medis.

Bagus menjelaskan, petugas Unit Lalu Lintas Polsek Taman telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kecelakaan secara lebih lengkap. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kendaraan yang terlibat, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi," tegasnya.

Penanganan kasus tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi kini berupaya menelusuri kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Bagus berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait insiden itu dapat membantu proses penyelidikan. "Kami berharap informasi dari masyarakat dapat membantu proses penyelidikan sehingga kendaraan yang meninggalkan lokasi bisa segera diketahui," katanya.

Dia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman, serta mengendalikan kecepatan, terutama ketika melintas di jalur yang rawan kecelakaan.

Selain itu, pengguna jalan diminta tidak meninggalkan lokasi apabila terlibat kecelakaan. Masyarakat yang mengetahui kejadian tabrak lari di Jalan Raya Trosobo juga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Editor: Hidayat Adi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut