Warga Binaan Perempuan Porong Sidoarjo Melahirkan Selamat di Klinik Rutan
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Detik-detik persalinan yang datang lebih cepat dari perkiraan sempat membuat petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya di Porong, Sidoarjo, bergerak cepat. Berkat kesiapsiagaan tenaga kesehatan dan regu pengamanan, seorang warga binaan berinisial D berhasil melahirkan bayi laki-laki dengan selamat di Klinik Pratama Rutan, Sabtu (4/7) pagi.
Kehamilan D sebelumnya diperkirakan baru memasuki masa persalinan pada Agustus mendatang. Namun, sejak Jumat (3/7) tengah malam, ia mulai merasakan kontraksi yang semakin kuat. Melihat kondisi tersebut, tenaga kesehatan bersama petugas pengamanan langsung melakukan pemantauan intensif di Klinik Pratama Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya.
Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap stabil. Menjelang subuh, hasil pemeriksaan menunjukkan proses persalinan telah memasuki tahap pembukaan. Petugas pun segera memutuskan untuk merujuk D ke Puskesmas Porong agar mendapatkan fasilitas medis yang lebih lengkap.
Bidan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya Anggraeni mengatakan seluruh petugas telah bersiaga sejak kontraksi pertama dirasakan karena usia kehamilan belum memasuki hari perkiraan lahir. "Kami melakukan pemantauan secara intensif sejak awal. Ketika diketahui sudah terjadi pembukaan, kami langsung memutuskan untuk melakukan rujukan. Namun proses persalinan berkembang sangat cepat sehingga bayi lahir sebelum keberangkatan. Syukurlah semua petugas telah siap memberikan pertolongan," ujarnya.
Petugas telah menyiapkan ambulans, melengkapi administrasi rujukan, serta berkoordinasi agar proses pemindahan dapat dilakukan secepat mungkin. Namun, proses persalinan berlangsung jauh lebih cepat dari perkiraan. Sebelum sempat diberangkatkan ke Puskesmas Porong, D melahirkan bayi laki-laki secara normal di Klinik Pratama Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya.
Berkat kesiapan tenaga kesehatan yang sudah siaga, proses persalinan berjalan lancar dan ibu maupun bayi dalam kondisi sehat. Setelah mendapatkan penanganan awal, ibu dan bayi kemudian tetap dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Porong untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan observasi medis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan (Karutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya Widyawati mengapresiasi kesigapan seluruh petugas yang mampu bekerja cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi kondisi darurat tersebut.
Menurutnya, keselamatan dan pelayanan kesehatan bagi warga binaan merupakan prioritas utama yang harus diberikan secara optimal. "Kami selalu menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam setiap pelayanan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Saya juga mengapresiasi kerja sama regu pengamanan dan tenaga kesehatan yang sigap memberikan penanganan terbaik. Berkat koordinasi yang baik, ibu dan bayi dapat melalui proses persalinan dengan aman dan selamat," katanya.
Sementara itu, D mengaku sangat bersyukur atas pendampingan yang diberikan petugas selama proses persalinan. Ia mengaku tidak menyangka akan melahirkan lebih cepat dari perkiraan. "Saya meminta maaf karena sudah merepotkan banyak petugas. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu saya dengan sabar. Saya benar-benar bersyukur karena saya dan bayi saya mendapatkan pertolongan dengan cepat hingga akhirnya bisa selamat," tuturnya.
Peristiwa tersebut menjadi bukti komitmen Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya yang berlokasi di Porong, Sidoarjo, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis kepada seluruh warga binaan, termasuk saat menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Editor : Aini Arifin