Lansia Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Gubuknya, Warga Sempat Bingung Urus Pemakaman
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Kesunyian yang tak biasa dari sebuah gubuk semi permanen di Dusun Krengseng, Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, akhirnya mengungkap kabar duka. Seorang lansia sebatang kara ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya, Selasa (2/6) dini hari.
Korban diketahui berinisial S, 71. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas tempat tidurnya setelah warga curiga karena seharian tidak melihat aktivitas korban seperti biasanya. Kecurigaan tersebut mendorong sejumlah warga untuk mendatangi gubuk yang ditempati korban seorang diri.
Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan telah meninggal dunia. Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan tersebut. “Setelah menerima laporan dari warga, anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam tempat tinggalnya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKP Galih.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban telah lama hidup seorang diri di gubuk semi permanen yang berada di kawasan Krengseng. Kondisi tersebut sempat membuat warga kebingungan dalam menentukan langkah penanganan jenazah, termasuk terkait lokasi pemakaman yang akan digunakan.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa serta pihak keluarga untuk memastikan seluruh proses penanganan jenazah berjalan sesuai prosedur. “Selanjutnya kami berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban untuk memastikan proses penanganan jenazah berjalan sesuai prosedur. Kepolisian juga melakukan pengamanan selama proses evakuasi berlangsung,” kata AKP Galih.
Menjelang pagi, ambulans dari Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Dengan pengawalan petugas kepolisian serta bantuan warga setempat, jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit tersebut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Galih menegaskan proses evakuasi berlangsung aman dan lancar. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada perangkat desa maupun kepolisian apabila menemukan kondisi serupa di lingkungan sekitar. “Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada perangkat desa atau kepolisian apabila menemukan kondisi serupa, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Saat ini, jenazah telah berada di Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lanjutan sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.
Editor : Aini Arifin