get app
inews
Aa Text
Read Next : Lansia Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Gubuknya, Warga Sempat Bingung Urus Pemakaman

Pria asal Gresik Tewas Tertabrak KA Dhoho di Sidoarjo, Polisi Duga Korban Tak Sadar Kereta Melintas

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:22 WIB
header img
Proses evakuasi korban usai tertabrak KA Dhoho. (Foto: Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Perjalanan Kereta Api Dhoho rute Surabaya-Blitar sempat terhenti beberapa saat setelah seorang pria tertabrak di jalur rel KM 35+4/5, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026) pagi. Korban berinisial M, 65, warga Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, meninggal dunia di lokasi akibat mengalami luka berat.

Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tidak mengetahui adanya KA Dhoho KA 403 yang sedang melintas saat berada di jalur rel. "Korban diduga melintas di jalur rel kereta api dan tidak mengetahui adanya KA Dhoho yang sedang melintas. Akibat benturan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar AKP Galih Putra Samodra.

Setelah merasakan adanya benturan, masinis KA Dhoho langsung menghentikan laju kereta untuk memastikan kondisi korban sekaligus memeriksa rangkaian kereta. Usai dipastikan tidak ada gangguan pada operasional kereta, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Stasiun Krian.

Sesampainya di stasiun, masinis kemudian melaporkan insiden tersebut kepada petugas. Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui keluar dari rumah pada pagi hari dengan mengendarai sepeda motor. Namun hingga kini tujuan korban meninggalkan rumah masih belum diketahui.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hijau bertuliskan "Kandang Ijo" dan sarung berwarna ungu. Korban mengalami luka berat di bagian kepala serta patah pada kaki kiri hingga dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

AKP Galih Putra Samodra mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur kereta api dan tidak menyeberang sembarangan. "Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melintas sembarangan di rel kereta api dan selalu memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang. Keselamatan harus menjadi prioritas untuk mencegah kejadian serupa terulang," tegasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut