get app
inews
Aa Text
Read Next : Sejak Dibuka Awal Februari, Ribuan Jatah Kursi Mudik Gratis Pemkab Sidoarjo Telah Terisi

Dorong Kolaborasi Global Kelola Sampah di Sidoarjo

Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB
header img
Kolaborasi pengelolaan sampah berkelanjutan Pemkab Sidoarjo dan akademisi. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Akademisi, peneliti, hingga masyarakat mulai bergerak menuju pengelolaan sampah berkelanjutan. Upaya tersebut diperkuat melalui konferensi internasional Waste to Wealth 2026 di Sidoarjo.

Forum tersebut menekankan pentingnya sinergi global dalam pengelolaan sampah. Kegiatan itu digagas World University Association for Community Development (WUACD) bersama Universitas Airlangga. Kota Delta dipilih sebagai pusat aksi kolaborasi berbasis lingkungan.

Asisten II Setda Sidoarjo Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Bahrul Amig mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam pengelolaan sampah. Sistem yang dijalankan mencakup 209 TPS dan sanitary landfill. "Sinergi dengan akademisi penting untuk solusi strategis jangka panjang," katanya.

Konsep Waste to Wealth menjadi fokus utama dalam forum tersebut. Pendekatan tersebut mencoba mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi melalui teknologi. Program tersebut juga mengusung prinsip keberlanjutan berbasis Equity. Sekretaris Eksekutif WUACD, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih, menekankan kolaborasi multi-heliks.

Kerja sama melibatkan universitas, pemerintah, hingga asosiasi global seperti WASD Inggris. Kolaborasi ini memperluas dampak program secara internasional. Pengelolaan sampah mengacu pada konsep Waste Management Ladder.

Aspeknya meliputi teknis, regulasi, kelembagaan, pembiayaan, dan partisipasi masyarakat. "Keterlibatan masyarakt juga menjadi kunci keberhasilan di lapangan," ujarnya. Komitmen WUACD mendapat pengakuan global pada 2024 melalui penghargaan dari WASD di PBB Jenewa.

Apresiasi itu memperkuat langkah kolaborasi lintas negara. Mulai dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Griffith University Australia, hingga mitra dari Afrika dan Pakistan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan darurat sampah nasional.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut